Jumat, 01/07/2011 07:11 WIB

Kapolri Peringati HUT Bhayangkara di Aceh, Wakapolri di Jayapura

Aprizal Rahmatullah - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Peringatan HUT Polri tahun 2011 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Biasanya peringatan diisi upacara yang dipusatkan di satu titik, namun kali ini pejabat Polri mengikuti upacara di sejumlah tempat.

Kabagpenum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar mengatakan, Kapolri Jenderal Timur Pradopo akan menghadiri upacara peringatan HUT Polri di Aceh. Sementara Wakapolri Komjen Pol Nanan Soekarna akan menjadi inspektur upacara di Jayapura.

"Dalam rangka HUT 1 Juli Kapolri akan menjadi Inspektur Upacara di Polsek Uleu Leu Banda Aceh, sedangkan Wakapolri akan menjadi Irup di Jayapura dan Irwasum Polri akan menjadi Irup di Kupang NTT," kata Boy melalui pesan singkat, Jumat (1/7/2011).

Upacara akan dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia. "Kegiatan selesai upacara dilanjutkan syukuran dan tatap muka dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama," jelasnya.

1 Juli Tahun 2011 merupakan ulang tahun Polri ke-65. Peringatan HUT Bhayangkara ini juga diikuti mutasi sejumlah pejabat Polri dan para Kapolda.

Dalam Surat Telegram Rahasia (STR) bernomor STR/1334/VI/2011 tanggal 30 Juni, Kabareskrim Komjen Pol Ito Sumardi digantikan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Sutarman.

Jabatan Kapolda Metro Jaya Irjen Sutarman digantikan oleh Irjen Untung Suharsono Radjab. Untung sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Jawa Timur.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(ape/mad)




Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%