Kamis, 30/06/2011 11:41 WIB

Berkedok Panti Pijat, Tempat Pelacuran di Tamansari Digerebek

Didi Syafirdi - detikNews
Jakarta - Tempat pelacuran berkedok panti pijat di Jalan Hayam Wuruk, Tamansari, Jakarta Barat digerebek Unit Judi dan Susila Polres Metro Jakarta Barat. Petugas mengamankan 15 pekerja seks komersil (PSK) di New Berlian, tempat pelacuran itu. Sedangkan sang germo Yopi Irawan (60) berhasil melarikan diri.

Tempat esek-esek yang baru beroperasi sekitar 3 bulan itu disatroni petugas pada Selasa (28/6/2011) malam lalu. Informasi ini diduga sudah bocor, sehingga di dalam hanya ada wanita penghibur berdandan menor, berpakaian seksi yang siap melayani para lelaki hidung belang.

Bersama para wanita penghibur, petugas juga mencokok Erni, perempuan yang kerap disapa Mami. Pengakuan Mami yang paruh baya ini, di New Berlian dia hanya ditugasi Yopi untuk mengatur para wanita penjaja cinta itu.

Dengan tertunduk malu sambil menutupi wajahnya, wanita-wanita itu dibawa ke panti sosial di Kedoya, Jakarta Barat untuk mendapat pembinaan. Petugas masih memburu Yopi yang kabur saat penggerebekan.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, AKBP Ferdi Sambo membenarkan adanya peristiwa ini. "Wanita-wanita itu kita kirim ke panti sosial untuk dibina agar sembuh mentalnya," kata Sambo.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(did/nwk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
37%
Kontra
63%