detikcom
Rabu, 29/06/2011 19:45 WIB

Malam Ini, Pengumuman SNMPTN Sudah Bisa Dicek Lewat Situs

Adi Nugroho - detikNews
Jakarta - Malam ini Panita Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) mengumumkan hasil seleksi ujian tulis. Pengumuman bisa di akses di situs resmi SNMPTN, www.snmptn.ac.id mulai dari pukul 19.00 WIB.

"Insya Allah sudah bisa diakses. Mudah-mudahan tidak ada masalah," ujar Ketua Panitia SNMPTN, Herry Suhardiyanto kepada detikcom, Rabu (28/6/2011).

Selain mengumumkan hasil seleksi melalui situs, panitia juga akan mengumumkannya melalui beberapa surat kabar, baik lokal maupun nasional. Pengumuman melalui koran akan terbit besok pagi.

"Sudah dibagikan CD-nya kepada koran-koran dan akan diterbitkan besok. Itu komitmen dari pimpinan harian," katanya.

Pantauan detikcom, hasil pengumuman Ujian Tulis SNMPTN di situs tersebut sudah bisa diakses. Untuk mengetahui hasil ujian, peserta tinggal memasukkan nomor pendaftaran dan tanggal lahir peserta pada kolom yang tersedia.

Seperti diberitakan, daya tampung total dari SNMPTN tahun 2011 adalah 119.041 orang dari total pendaftar 533.054 orang. Jumlah peserta kelompok IPA yang diterima sebanyak 56.856 orang. Sementara kelompok IPS 61.337 orang. Total yang diterima 118.233 orang. Bangku kosong yang tidak diambil ada 808 kursi.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(adi/lrn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
29%
Kontra
71%