detikcom

Wah! Pria Ini Nekat Telan Uang Hasil Suap Agar Tak Masuk Bui

Aprizal Rahmatullah - detikNews
Rabu, 29/06/2011 08:41 WIB
Foto: Orange.co.uk
Zelenograd Pria asal Rusia ini memang nekat. Demi menghilangkan barang bukti tindak pidana suap, seorang pegawai negeri di Rusia nekat memakan uang puluhan ribu Rubel (mata uang Rusia).

Pria itu bernama Anton Gritsay (38), Kepala Departemen Darurat di Zelenograd. Gritsay mendapat informasi kalau dirinya akan segera ditangkap. Gritsay kemudian mengunci diri di dalam toilet.

Tak lama kemudian polisi menyerbu masuk ke dalam kantornya untuk melakukan penangkapan. Diam-diam ternyata dia sudah memakan habis uang suap yang diterimanya.

Sayangnya, aksi penghilangan jejak Gritsay ini diketahui polisi. Sebab polisi membawanya pria berusia 38 tahun ini ke rumah sakit. Sesampai di rumah sakit, apa kata dokter bedah?

Uang sebanyak 35 ribu Rubel ditemukan di dalam perut Gritsay. Uang yang diduga hasil suap itu bisa menjadi bukti untuk menyeretnya ke pengadilan. Penangkapan itu sendiri direkam oleh petugas.

Seorang juru bicara polisi mengatakan penangkapan terhadap Gritsay beasal dari informasi yang dikumpulkan. "Kami meneliti setelah pengaduan bahwa ia telah menerima suap untuk mengabaikan suatu pelanggaran dalam standar keselamatan selama inspeksi keselamatan api," ujar juru bicara polisi seperti dikutip dari orange.co.uk, Rabu (29/6/2011).

Gritsay akhirnya mengaku bersalah menerima suap dan kemudian dibebaskan dengan jaminan. Ia telah dipecat dari pekerjaannya.

Modus menghilangkan barang bukti dengan memakan uang bukan pertama kali ada di Rusia. Pada Maret 2010, seorang polisi di wilayah Chelyabinsk juga memakan uang suap senilai 2.000 rubel.
Pemegang rekor sebelumnya yakni polisi dari wilayah Saratov yang menelan 15.000 rubel pada Maret 2011.

(ape/ape)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel