detikcom
Selasa, 28/06/2011 14:06 WIB

Budayawan Minang Wisran Hadi Tutup Usia

Yonda Sisko - detikNews
Padang - Masyarakat sastra Indonesia kembali kehilangan putra terbaiknya. Wisran Hadi, salah seorang budayawan terkemuka Indonesia asal Sumatera barat (Sumbar) meninggal dunia akibat serangan jantung, pada usia 66 tahun.

Wisran menghembuskan nafas terakhir di kediamannya Wisma Indah II Lapai, Jalan Gelugur H2, Padang, Selasa (28/6/2011) sekitar pukul 8.00 WIB. Kepergian Wisran meninggalkan 1 istri dan 4 putra. Jenazah almarhum rencananya akan dimakamkan hari ini di pemakaman keluarga suku Guci, kawasan Surau Gadang Siteba, Padang.

Wisran dikenal sebagai sosok yang kritis dan punya analisa tajam terhadap berbagai persoalan sosial budaya. Suami pewaris tahta Kerajaan Pagaruyung Raudha Thaib itu juga dikenal sebagai guru yang baik bagi kalangan muda di Sumbar. Hingga akhir hayatnya, pendiri Teater Bumi itu tetap aktif berkarya dengan menulis di berbagai media.

Sepanjang karirnya sebagai penggiat kebudayaan, Wisran antara lain tercatat sebagai peraih penghargaan South East Asia (SEA) Write Award pada 2000 lalu. Anugerah ini didapat setelah menulis kumpulan naskah drama berjudul "Empat Orang Melayu", yang berisi empat naskah drama Senandung Semenanjung, Dara Jingga, Gading Cempaka, dan Cindua Mato. Pada 2011, Wisran juga ditetapkan sebagai peraih penghargaan tertinggi di bidang teater, FTI Award 2011.

Selain kegiatannya di bidang sastra, teater dan kebudayaan secara umum, Wisran juga pernah menjadi dosen di Universitas Kebangsaann Malaysia.

"Saya merasa sangat kehilangan. Beliau merupakan sosok guru sekaligus sahabat yang pantas diteladani. Kesedihan seperti yang sekarang saya rasakan, saya pikir juga dirasakan oleh sebagian besar orang yang mengenal beliau," ujar sahabat almarhum, Yusrizal KW.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(yon/fay)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%