detikcom
Senin, 27/06/2011 01:20 WIB

Ingat Anak & Putri Diana, Al Fayed Bakar 4 Simbol Kerajaan Inggris

Febrina Ayu Scottiati - detikNews
dok. Albanpix
London - Masih terpuruk dengan kematian putranya, Mohammed Al Fayed membakar empat simbol kerajaan Inggris yang merupakan bagian dari film dokumenter tentang kematian Putri Diana dan Dodi Al Fayed. Simbol itu semula dipasang di dinding luar pertokoan terkenal di Inggris, Harrods, milik Mohammed Al Fayed.

"Saya membakar simbol ini sebagai penghormatan untuk anakku Dodi. Saya merasa hari ini ia sedang melihat pembakaran ini dari atas," katanya sambil melihat asap yang membumbung tinggi.

Seperti dikutip dari Dailymail, Senin (27/6/2011), Mohammed mempertanyakan kelanjutan kasus kematian Dodi dan Diana. Menurutnya ada hal yang sengaja disembunyikan dari kasus tersebut.

"Ada vonis yang jelas dari pembunuhan itu jadi kenapa tidak ada yang ditangkap? Ini semuanya adalah rasisme. Mereka tidak menerima saya atau anak saya dan ketika ia (Dodi) jatuh cinta dengan Diana, mereka membunuhnya," ucap Mohammed.

Keempat simbol kerajaan itu milik Ratu Inggris, Pangeran Philip, Pangeran Charles dan Ibu Suri. Simbol itu sebetulnya sudah diturunkan dari toko Harrods sejak tahun 2000 lalu. Namun Mohammed baru membakarnya di tahun ini.

Diana dan Dodi sendiri tewas akibat kecelakaan mobil di terowongan di kota Paris, Prancis. Mobil mereka melaju cukup kencang karena berusaha menghindari bidikan foto para paparazzi. Namun naas, kematian justru menjemput keduanya.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(feb/anw)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%