detikcom
Minggu, 26/06/2011 19:45 WIB

14 Korban Kecelakaan Bus ALS Berhasil Dievakuasi

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan - Petugas yang melakukan evakuasi korban tewas akibat kecelakaan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) di Aek Latong, Sumatera Utara (Sumut), sudah berhasil menemukan 14 korban tewas, Minggu (26/6/2011). Ada beberapa korban lagi yang belum ditemukan.

Para korban yang ditemukan tewas tersebut selanjutnya dibawa ke RSU Sipirok yang berada tidak terlalu jauh dari lokasi kecelakaan di Aek Latong, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, sekitar 312 kilometer dari Medan.

Keterangan dari Kepala Satuan Lalu-lintas AKP Widodo menyebutkan, pihaknya masih terus mengupayakan pencarian para korban yang diperkirakan tewas akibat kecelakaan tersebut.

"Korban tewas yang sudah dievakuasi, sejauh ini ada 14 orang, kata Widodo kepada wartawan melalui telepon.

Disampaikan Widodo, identitas para korban tersebut masing-masing, Adinda Pratiwi (5), Asifa Azahra (7), Dahniar (56), Desi Indriani (30), Desi Trifiona (4), Dimas (3), Eka Santi (31), Maulida Asmar (30), Putri Balkis (15), Refki Anugerah (2), Siti Rahayu (30), Poppy Mustika (9), Yuni Sipiani (3) dan Wendi.

Berkenaan dengan penyebab kecelakaan, Widodo menjelaskan, saat kejadian, bus berupaya menanjak di jalanan licin. Namun mendadak bus mundur dalam keadaan miring, dan seterusnya masuk ke jurang. Jalanan tersebut memang tidak beraspal sebab sering rusak karena berada di lintasan gempa.

Bus ALS jurusan Medan – Bengkulu tersebut jatuh ke kolam atau telaga yang ada di dasar jurang Minggu dinihari sekitar pukul 02.30 WIB. Saat kejadian, supir sudah meminta sebagian penumpang, untuk turun karena jalanan yang licin. Namun kendati sebagian penumpang turun, bus tetap tak berhasil menanjak dan akhir masuk ke jurang.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(rul/anw)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%