Detik.com News
Detik.com
Sabtu, 25/06/2011 16:53 WIB

Panji Gumilang Tak Mau Laporkan Balik Imam Supriyanto

Aprizal Rahmatullah - detikNews
Panji Gumilang Tak Mau Laporkan Balik Imam Supriyanto
Jakarta - Mantan Menteri Peningkatan Produksi NII KW9 Imam Supriyanto melaporkan mantan pimpinannya, Panji Gumilang ke Mabes Polri. Namun Panji enggan melaporkan balik Imam.

"Panji itu kan pimpinan pesantren, dia ngga suka ribut-ribut. Biarlah, katanya," ujar pengacara Panji, Ali Tanjung saat dihubungi detikcom, Sabtu (25/6/2011).

Ali mengatakan, apa yang dilaporkan Imam tak pernah ingin ditanggapi serius oleh Panji. Panji hanya ingin fokus pada pesantren yang dibinanya selama puluhan tahun.

"Dulu kan Imam ini orang kepercayaannya. Tapi begini, ya sudah. Pak Panji tak mau ada ribut-ribut sebenarnya," jelasnya.

Mabes Polri telah mengirimkan surat panggilan kedua terhadap Panji Gumilang. Panggilan kedua ini dilayangkan karena Panji tidak hadir pada panggilan pertama, Kamis (23/6) kemarin.

"Kita panggil lagi Selasa (28/6) depan," kata Kadivhumas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam di kantornya, Jl Trunojoyo, Jaksel, Kamis (23/6).

Sebelumnya Eks Menteri Peningkatan Produksi NII KW9, Imam Supriyanto melaporkan Panji Gumilang dengan tuduhan penggunaan dokumen palsu. Panji dilaporkan dengan pasal 263 dan 266 KUHP. Imam juga pernah dipanggil penyidik untuk dimintai keterangan terkait dugaan makar yang dilakukan Panji dan NII KW 9. Sudah 13 saksi yang diperiksa terkait hal ini.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ape/fay)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%