Kamis, 23/06/2011 15:59 WIB

FPKB Protes Ancaman Boikot Ribka Terhadap Menakertrans

Rachmadin Ismail - detikNews
Jakarta - Ketua Komisi IX DPR Ribka Tjiptaning mengancam akan memboikot agenda rapat bersama Menakertrans Muhaimin Iskandar dan Kepala BNP2TKI Jumhur Hidayat. Alasannya, kedua pejabat tersebut kurang maksimal dalam memberi perlindungan TKI. Ancaman ini langsung menuai kecaman dari Fraksi PKB.

"Itu Ketua Komisi IX terlalu berlebihan, subyektif dan tendensius," kata Ketua FPKB Marwan Ja'far lewat pesan singkat kepada detikcom, Kamis (23/6/2011).

Menurut Marwan, Ribka seharusnya berfikir sebagai seorang negarawan. Siang tadi sudah terjalin harmonisasi antara legislatif dan eksekutif dalam penyelesaian masalah TKI. Karena itu, suasana pun sudah semakin kondusif.

"Barusan ada rapat konsultasi antara DPR dengan pemerintah di Istana, termasuk membicarakan mengenai moratorium soal pengiriman TKI ke Timur Tengah dan lain-lain," tambahnya.

"Rapat konsultasi yang diikuti ketua dewan, pimpinan fraksi, komisi-komisi, tim penanganan TKI Arab Saudi sangat konstruktif dan melegakan semua pihak, termasuk langkah-termasuk ke depannya," jelasnya.

Sebelumnya dalam acara dialektika di DPR, Ketua Komisi IX DPR Ribka Tjiptaning menilai Kemenakertrans dan BNP2TKI gagal dalam melindungi TKI di luar negeri. Dalam rapat-rapat di bersama ke depan, Ribka akan melakukan aksi boikot.

"Yang memilih memang presiden tapi kita di DPR kan berhak menilai. Saya memberikan nilai merah untuk dua-duanya. Karena dua-duanya tidak bisa menangani permasalahan TKI. Jadi saya akan memboikot kehadiran mereka dalam pembahasan anggaran nanti kalau tidak ada perbaikan dalam penanganan TKI," ancamnya.

(mad/fay)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    70%
    Kontra
    30%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel