detikcom
Sabtu, 18/06/2011 19:12 WIB

Lembaga Pemasyarakatan Muaro Padang Melebihi Kapasitas 300 Persen

Yonda Sisko - detikNews
Padang - Banyaknya jumlah tahanan dari berbagai kasus kejahatan yang ditahan di Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas II A Muaro Padang menyebabkan LP tersebut over kapasitas sampai 300 persen. Kondisi tahanan yang berdesakan seperti itu, menurut Menkum HAM Patrialis Akbar tidak manusiawi.

"Memang tidak manusiawi, tapi harus bagaimana lagi. Kenyataannya fasilitas yang kita miliki untuk menampung seluruh tahanan itu memang terbatas," ujar Patrialis saat meninjau Lembaga Permasyarakat Kelas II A Muaro Padang, Jalan Muaro, Sabtu (18/6/2011).

Dikatakan Patrialis, untuk menanggulangi kelebihan jumlah tahanan itu diperlukan upaya perbaikan dan pembangunan LP baru. Selain itu, pihaknya juga mengusulkan agar tahanan yang masuk penjara karena perkara kecil tidak harus ditahan di LP Muaro.

Saat ini, menurut Patrialis, LP Muaro Padang menampung 766 tahanan dari berbagai kasus kejahatan. Jumlah itu, jauh lebih besar dari daya tampung LP Muaro yang hanya untuk 225 tahanan.

"Kita akan membangun 31 Lembaga Pemasyarakatan baru, salah satunya termasuk LP Kelas IIA Muaro Padang yang rencananya akan dipindahkan ke kawasan Anak Air, Koto Tangah Padang," kata dia.

Lebih lanjut Patrialis mengatakan, penambahan bangunan LP baru di Indonesia merupakan sesuatu yang mendesak karena total hunian LP yang ada saat ini sekitar 135-140 ribu orang. Sedangkan kapasitas lapas di seluruh wilayah Indonesia hanya untuk menampung sekitar 80 ribu orang.

Patrialis Akbar datang ke LP Muaro Padang dalam rangka kunjungan kerja ke daerah. Di LP Muaro Padang, menkum HAM sempat mengunjungi sejumlah ruang tahanan, termasuk ruang tahanan Anggota Komisi II DPR RI Djufri yang ditahan karena kasus dugaan korupsi tanah semasa menjabat sebagai Walikota Bukittinggi.

Menkum HAM juga memberi kesempatan kepada rombongan wartawan untuk mengikuti aktivitasnya mengunjungi dan menyempatkan diri berbincang-bincang dengan sejumlah tahanan.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(yon/anw)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%