Detik.com News
Detik.com

Jumat, 17/06/2011 11:15 WIB

Ini Orang-orang yang Dengarkan Kesaksian Angelina Sondakh

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Ini Orang-orang yang Dengarkan Kesaksian Angelina Sondakh
Jakarta - M Nazaruddin terus melempar bola panas dari persembunyiannya di Singapura. Ia mengungkapkan jika banyak elit PD yang mendengar kesaksian Angelina Sondakh, meski tim investigasi PD kemudian menyatakan tidak ada ketersangkutan Angie dan Nazaruddin dalam kasus suap Kemenpora.

"Yang hadir Ketua FPD Jafar Hafsah, Max Sopacua, Ruhut Sitompul, Benny K Harman, Edi Sitanggang, Mirwan Amir, Mahyudin, Nazaruddin, dan Angelina Sondakh," ujar Nazar melalui Blackberry Messenger (BBM) kepada detikcom, Jumat (17/6/2011).

Menurut Nazar, dalam pertemuan itu Angie membongkar aliran uang Kemenpora. Mirwan disebutnya membagi uang itu ke Banggar DPR.

"Ini tanyak dan suruh mereka jujur apa yang dijelaskan Angelina kepada tim pencari fakta, setelah itu Mirwan Amir terima uang, dia jelaskan uang itu kemana saja,"tandasnya.

Namun Angelina Sondakh dan Mirwan Amir telah membantah tudingan ini sebelumnya. Tim investigasi internal PD juga menjelaskan tak ada keterlibatan Nazaruddin dan Angelina sondakh dalam kasus suap Kemenpora.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(van/gun)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%