Rabu, 15/06/2011 20:49 WIB

Buku harian baru Che Guevara diterbitkan

BBCIndonesia.com - detikNews

Pembeli mengantri buku baru berisi catatan harian Che Guevara dalam Revolusi Kuba.

Sebuah buku harian milik tokoh revolusi Kuba kelahiran Argentina Ernesto Che Guevara yang sebelumnya belum pernah dipublikasikan, belum lama ini diterbitkan di Kuba.

Sang janda Guevara, Aleida March, yang memutuskan untuk membawa catatan harian suaminya itu ke sebuah penerbit untuk diedit dan dipublikasikan.

Aleida mengatakan alasannya mempublikasikan catatan harian Che adalah agar semua orang memahami tokoh revolusi itu apa adanya.

Buku berjudul Diary of a Combatant itu merangkum tiga tahun kampanye gerilya Che yang berbuah tumbangnya diktator Kuba Jenderal Fulgencio Batista sekaligus membawa Fidel Castro menguasai Kuba.

Penerbit buku itu mengatakan tulisan tangan Che Guevara -yang sempat sekolah kedokteran- sangat buruk sehingga butuh waktu lama untuk membaca dan memahaminya.

Buku harian itu merangkum periode sejak Fidel Castro, Che Guevara dan rekan-rekannya yang menumpang kapal layar Granma mendarat di pantai Kuba 2 Desember 1956 hingga berakhirnya Revolusi Kuba pada 1 Januari 1959.

Penerbit mengatakan buku ini juga menunjukkan pendapat pribadi Che tentang budaya, identitas dan konteks politik KUba.

Buku ini diharapkan bisa sukses di pasaran apalagi, buku harian Guevara di masa lalu juga meraup kesuksesan.

Catatan harian Che Guevara saat dia bergerilya di Bolivia hingga tertangkap dan dieksekusi pada 1967, sangat laris di pasaran saat diterbitkan tahun 1968.

Sementara itu, The Motorcycles Diary, sebuah memoar perjalanannya melintasi Amerika Latin di atas sepeda motor pada saat Che berusia 23 tahun juga sukses secara komersial.

Buku ini bahkan sudah difilmkan dengan judul yang sama dan meraih kesuksesan baik dari sisi kritik maupun komersial.

(bbc/bbc)

  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%