detikcom
Jumat, 10/06/2011 11:52 WIB

Balap Liar, 4 Remaja di Pekalongan Tewas, 4 Luka-luka

Dani Wisnu - detikNews
Pekalongan - Pikir ulang sebelum nekat ikut balapan liar. Di Pekalongan, 4 remaja tewas mengenaskan dan 4 lainnya luka-luka. Ini akibat kecelakaan motor beruntun saat mereka adu balapan liar.

Kecelakaan beruntun 4 motor ini terjadi Jumat (10/5/2011) dini hari di Jl Raya Desa Karangsari, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan. Saksi mata, Sanyoto, seorang tukang nasi goreng mengatakan dini hari itu dia melihat 4 motor kebut-kebutan.

Naas, salah satu motor bersenggolan hingga terjatuh. Namun rupanya motor oleng itu juga menyenggol motor-motor lainnya. Akibatnya keempat motor itu jatuh bersamaan.

"Mereka melaju dengan kecepatan tinggi. Mungkin karena tidak seimbang, satu pengendara serempetan dan menimpa kendaraan temannya sehingga saling berjatuhan. Bahkan ada yang terlempar sejauh 20 meter dari lokasi kejadian," ujar Sanyoto kepada detikcom.

4 Remaja tewas mengenaskan. Mereka mengalami luka serius pada bagian kepala. Sementara, 4 orang lainnya menderita luka berat dan langsung dilarikan ke RS Islam Muhammadiyah Pekajangan, Pekalongan. Selain luka pada kepala sejumlah korban juga mengalami patah tulang tangan dan kaki.

Sanyoto menjelaskan, selama ini jalan tersebut sering digunakan oleh remaja untuk balapan liar ketika malam atau dini hari. Selain aspalnya mulus, jalan tersebut juga sepi dari pengendara.

"Warga di sini sangat terganggu, mulai malam Jumat hingga malam Minggu pasti banyak yang trek-trekan di sini, padahal kondisinya sangat gelap," tegasnya.

Kasus kecelakaan balap liar itu kini ditangani Satlantas Polres Pekalongan. Korban tewas kini telah diambil keluarganya masing-masing. Berikut data nama korban:

Korban meninggal
1. Dika (19) warga Desa Kedungjaran, Kecamatan Sragi, Pekalongan
2. Sardian (24) warga Desa Kedungjaran, Kecamatan Sragi, Pekalongan
3. Risnarto (24) warga Desa Tunjuan, Kecamatan Sragi, Pekalongan
4. Zuli (20) warga Desa Balalan Lor, Kecamatan Bojong, Pekalongan

Korban luka
1. Rusdiono (18) warga Desa Tunjuan, Kecamatan Sragi, Pekalongan
2. Tati Sumiati (19) warga Desa Babalan Lor, Kecamatan Bojong, Pekalongan
3. Teguh IS (19) warga Desa Tunjuan, Kecamatan Sragi, Pekalongan
4. Dimas GI (19) warga Desa Purwosari, Kecamatan Sragi, Pekalongan

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fay/fay)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 02/10/2014 18:15 WIB
    Dato Sri Tahir: Saya Sudah Nikmati Lunch dari TNI
    Gb Dato Sri Tahir, konglomerat terkaya nomor 12 di Indonesia, diangkat menjadi penasihat Panglima TNI Jenderal Moeldoko. Tahir pun menyumbang 1.000 rumah untuk prajurit. Kontroversi pun merebak. Apa imbalan yang Tahir dapat?
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%