detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 13:08 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 10/06/2011 11:52 WIB

Balap Liar, 4 Remaja di Pekalongan Tewas, 4 Luka-luka

Dani Wisnu - detikNews
Pekalongan - Pikir ulang sebelum nekat ikut balapan liar. Di Pekalongan, 4 remaja tewas mengenaskan dan 4 lainnya luka-luka. Ini akibat kecelakaan motor beruntun saat mereka adu balapan liar.

Kecelakaan beruntun 4 motor ini terjadi Jumat (10/5/2011) dini hari di Jl Raya Desa Karangsari, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan. Saksi mata, Sanyoto, seorang tukang nasi goreng mengatakan dini hari itu dia melihat 4 motor kebut-kebutan.

Naas, salah satu motor bersenggolan hingga terjatuh. Namun rupanya motor oleng itu juga menyenggol motor-motor lainnya. Akibatnya keempat motor itu jatuh bersamaan.

"Mereka melaju dengan kecepatan tinggi. Mungkin karena tidak seimbang, satu pengendara serempetan dan menimpa kendaraan temannya sehingga saling berjatuhan. Bahkan ada yang terlempar sejauh 20 meter dari lokasi kejadian," ujar Sanyoto kepada detikcom.

4 Remaja tewas mengenaskan. Mereka mengalami luka serius pada bagian kepala. Sementara, 4 orang lainnya menderita luka berat dan langsung dilarikan ke RS Islam Muhammadiyah Pekajangan, Pekalongan. Selain luka pada kepala sejumlah korban juga mengalami patah tulang tangan dan kaki.

Sanyoto menjelaskan, selama ini jalan tersebut sering digunakan oleh remaja untuk balapan liar ketika malam atau dini hari. Selain aspalnya mulus, jalan tersebut juga sepi dari pengendara.

"Warga di sini sangat terganggu, mulai malam Jumat hingga malam Minggu pasti banyak yang trek-trekan di sini, padahal kondisinya sangat gelap," tegasnya.

Kasus kecelakaan balap liar itu kini ditangani Satlantas Polres Pekalongan. Korban tewas kini telah diambil keluarganya masing-masing. Berikut data nama korban:

Korban meninggal
1. Dika (19) warga Desa Kedungjaran, Kecamatan Sragi, Pekalongan
2. Sardian (24) warga Desa Kedungjaran, Kecamatan Sragi, Pekalongan
3. Risnarto (24) warga Desa Tunjuan, Kecamatan Sragi, Pekalongan
4. Zuli (20) warga Desa Balalan Lor, Kecamatan Bojong, Pekalongan

Korban luka
1. Rusdiono (18) warga Desa Tunjuan, Kecamatan Sragi, Pekalongan
2. Tati Sumiati (19) warga Desa Babalan Lor, Kecamatan Bojong, Pekalongan
3. Teguh IS (19) warga Desa Tunjuan, Kecamatan Sragi, Pekalongan
4. Dimas GI (19) warga Desa Purwosari, Kecamatan Sragi, Pekalongan

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(fay/fay)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%