detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 07:18 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 09/06/2011 16:57 WIB

Calon KSAD

TNI AD: Letjen Budiman Baru Pensiun 3 Tahun Lagi

Ramadhian Fadillah - detikNews
Halaman 1 dari 2
Sumber foto: TNI AD
Jakarta - TNI AD mengklarifikasi pernyataan anggota Partai Demokrat di DPR soal masa pensiun Wakil KSAD Letjen Budiman. Sesuai dengan aturan TNI, masa pensiun perwira tinggi adalah 58 tahun. Jadi baru tiga tahun lagi salah satu kandidat KSAD itu pensiun.

"Itu perlu kami luruskan. Letjen Budiman itu bukan mau pensiun. Beliau kelahiran 25 September 1956. Jadi tidak benar kalau dikatakan beliau akan segera pensiun. Masih sekitar 3 tahun lebih lagi," ujar Kadispen TNI AD, Brigjen TNI Wiryantoro, kepada detikcom, Kamis (9/6/2011).

Wiryantoro meminta agar komentar disesuaikan dengan data-data yang ada dan semua pihak mengklarifikasi sebelum berkomentar. Dia juga meluruskan bahwa Letjen Pramono Edhie Wibowo adalah lulusan Akabri tahun 1980 bukan 1981.

"Kita yang ada datanya. Letjen Budiman adalah lulusan terbaik tahun 1978 dan peraih Adimakayasa," terang dia.

Menurut Wiryantoro calon pengganti KSAD saat ini sedang digodok di Wanjakti. Namun sesuai aturan, pemilihan KSAD tidak melibatkan DPR.

"Hanya Panglima TNI yang lewat DPR. Kalau KSAD itu hak Presiden," kata jenderal bintang satu ini.

Sebelumnya politisi PD Yahya Sacawirya berbicara soal dukungan Fraksi demokrat pada Pramono Edhie Wibowo. Next

Halaman 1 2

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(rdf/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%