Detik.com News
Detik.com
Kamis, 09/06/2011 15:16 WIB

Jelang Pensiun, KSAD Siapkan 7 Calon Penggantinya

Budi Hartadi - detikNews
Surabaya - Sebanyak tujuh orang perwira tinggi TNI AD menjadi bakal calon Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang baru. KSAD Jenderal TNI George Toisutta mengaku sudah menyiapkan 7 orang calon penggantinya yang akan dipilih melalui tahap seleksi.

"Untuk pergantian KSAD, saya punya 7 letnan jenderal yang punya hak menjadi calon," kata Jend George Toisutta usai membuka PORAD ke VII di Kodam V Brawijaya, Kamis (9/6/2011).

Menurutnya, dari 7 nama itu akan dilakukan seleksi usia. George menyebut ada bakal calon yang usianya dinilai sudah terlalu mendekati masa pensiun sehingga masa tugasnya sebagai KSAD akan terlalu pendek.

"Kalau yang lain masih bisa dicalonkan," jelas George tanpa menyebut siapa saja tujuh orang calon penggantinya.

Lebih lanjut George menegaskan jika para calon yang disiapkannya mempunyai kemampuan yang sama. "Kalau ada yang berbicara Si A dan Si B yang lebih pantas, saya katakan ada ruang dan waktunya. Jangan berbicara masa lalu, masa lalu, masa sekarang ya sekarang," tegasnya.

Menurut jadwal, George Toisutta akan memasuki masa pensiun pada Juli 2011. Dua dari tujuh orang calon penganntinya yang belakangan santer disebut-sebut adalah Letjen Pramono yang saat ini menjabat sebagai Pangkostrad (adik ipar Presiden SBY) dan Letjend Budiman yang kini menjabat WaKSAD.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bdh/lh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%