detikcom
Sabtu, 04/06/2011 15:48 WIB

Tawuran Pelajar di Cikarang, 1 Siswa Kena Tusuk

Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta - Belasan pelajar SLTP terlibat tawuran di Cikarang Bekasi. Seorang siswa SLTP dikabarkan terkena tusukan benda tajam di bagian perutnya.

"Ada satu anak yang perutnya berdarah, kena tusuk botol kayaknya," ujar saksi mata, Ryan saat dihubungi detikcom, Sabtu (4/6/2011).

Ryan tidak mengetahui secara pasti asal sekolah siswa tersebut. Namun siswa tersebut, masih sanggup berlarian ke dalam gang untuk menyelamatkan diri.

"Kejadiannya dari pukul 12.30-13.00 WIB," jelasnya.

Selain siswa yang kena luka tusuk, Ryan juga sempat melihat seorang siswa dari sekolah yang sama, terkena sabetan benda tajam di tangan kanannya. Siswa ini langsung dilarikan ke RS Medirosa, Cikarang.

Ryan menjelaskan, tawuran ini tepatnya terjadi di Jl Lemah Abang-Lippo Cikarang, di depan Pom Bensin Petronas, Jababeka. Siswa-siswa tersebut terlihat menggunakan benda tajam, seperti ikat pinggang yang sudah dipersenjatai dengan gir (kopel). Tidak ada warga sekitar yang mencoba menghentikan tawuran ini.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mok/gah)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%
MustRead close