detikcom
Rabu, 01/06/2011 15:56 WIB

Gegana Sisir Bandara Ngurah Rai, Hasilnya Nihil

Gede Suardana - detikNews
Denpasar - 20 Personel Gegana Polda Bali diterjunkan untuk menyisir ancaman bom di Bandara Ngurah Rai, Bali. Hasilnya nihil. Aktivitas pun kembali normal.

"20 personel Gegana Polda Bali diturunkan untuk melakukan penyisiran. Gegana memeriksa setiap rungan termasuk terminal dan cargo," kata Kasubbid Penmas Polda Bali, AKBP Sri Harmiti kepada wartawan di Polda Bali, Jl WR Supratman, Denpasar, Rabu (1/6/2011).

Setelah dilakukan penyisiran, tidak ditemukan barang mencurigakan. Kepala Kantor Administrator Bandara Ngurah Rai, Yuli Sudoso mengatakan Terminal Cargo, Keberangkatan Domestik dan Keberangkatan Internasional sudah disisir petugas.

"Tidak ditemukan hal-hal yang mencurigakan setelah dilakukan penyisiran di lapangan," kata Yuli di Bandara Ngurah Rai.

Menurut Yuli, ancaman teror lewat SMS diterima pukul 12.45 Wita. Pihak bandara langsung menyatakan kondisi darurat dan segara lakukan penyisiran. Penyisiran ini tegas Yuli, tidak mengganggu aktivitas penumpang dan jadwal penerbangan.

"Tanpa terjadi delay. Tidak ada kepanikan penumpang. Akhirnya 15.45 Wita kita nyatakan operasi penyisiran ditutup," jelasnya.

Dari penyisiran Gegana, hanya ditemukan satu tas. Tapi setelah diselidiki, rupanya itu milik penumpang yang ditinggal pergi ke toilet.

"Tas itu di terminal domestik isinya saya nggak tahu. Tapi bukan bahan peledak," tutup Yuli.


Bahan makanan sisa restoran dimanfaatkan oknum pedagang curang. Kemana saja produk olahan mereka dijual? Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(gds/fay)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000