Selasa, 31/05/2011 16:38 WIB

Bangsawan Belanda akan Diundang di Pertemuan Raja-raja Nusantara

Irwan Nugroho - detikNews
Jakarta - Silaturahim Nasional (Silatnas) Persaudaraan Raja & Sultan Nusantara II 2011 akan digelar di Bandung, Jawa Barat (Jabar), 24-26 Juni mendatang. Wakil Presiden Boediono mengizinkan panitia mengundang bangsawan dari Belanda untuk hadir sebagai peninjau.

"Sesuai dengan arahan Bapak Wapres bahwa ada permintaan bangsawan dari Belanda akan mengikuti dan akan hadir pada Silatnas Kedua Raja dan Sultan Nusantara, maka pemerintah mengizinkan mengundang bangsawan dari Belanda untuk hadir sebagai peninjau," kata Raja Samu-samu VI selaku Sekjen Silatnas.

Hal itu dikatakan Raja Samu-samu VI saat mendampingi Ketua Silatnas yang juga Sultan Sepuh ke-14 Keraton Kasepuhan Cirebon, Pangeran Raja Adipati (PRA), Arief Natadiningrat, dan rombongan, usai bertemu dengan Wapres Boediono di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (31/5/2011).

"Bangsawan Belanda akan hadir adalah dari pihak organisasi bangsawan Belanda. Sudah memberikan konfirmasi ingin sekali hadir. Tapi Kami tidak bisa memberi kepastian, oleh karena itu kami minta izin pemerintah," lanjut Raja Samu-samu VI.

Ia menjelaskan, selain dari Belanda, perwakilan kerajaan-kerajaaan di luar negari juga dijadwalkan hadir dalam pertemuan mendatang. "Yaitu Sultan Sulu, Sultan Buntalan dari Filipina, kemudian dari Malaysia Insya Allah akan hadir, dari Siak, dari Sri Lanka, dari Capetown," sebutnya.

Sementara itu, Sultan Arief menambahkan, Silatnas Kedua Sultan dan Raja-raja se-Nusantara akan digelar di Gedung Merdeka tanggal 24-26 Juni mendatang. Gedung Merdeka dipilih karena memiliki nilai-nilai semangat persatuan dan kesatuan, perdamaian dunia, dan memerangi kemiskinan.

"Acara tersebut akan dibuka oleh Bapak Wakil Presiden. Dan kami raja-raja se-nusantara akan berkumpul di sana. Kurang lebih 220 raja dan sultan dan 80 putra mahkota dan permaisuri. Jadi akan hadir kurang lebih 300 hadirin," terangnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(irw/gun)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%