Detik.com News
Detik.com

Selasa, 31/05/2011 14:05 WIB

Hak Jawab Rudi Pesik

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - RGE Joseph Pesik atau Rudi Pesik memberikan klarifikasi dan bantahan, sekaligus penjelasan hak jawab terkait pemberitaan berjudul 'Akhirnya Bos Vegas Grill Diadili Karena Memukul Wanita di Bellagio' dan 'Setelah Setahun Diproses, Bos PT Caraka dan Vegas Grill diadili' yang dimuat detikcom pada 11 Mei 2011.

Berikut hak jawab yang dikirimkan Rudi Pesik melalui Advokat dari Kantor Hukum Albert Hasibuan & Partners, pada Selasa (31/5/2011):

1. Bahwa latar belakang permasalahan kasus ini adalah diawali dengan pembongkaran disertai perusakan properti milik klien kami, yaitu Vegas Restaurant yang terletak di Bellagio Apartment, Jalan Lingkar Mega Kuningan Barat Kav. E4 No. 3, Jakarta Selatan, pada tanggal 10 September 2010 pukul 09.00 WIB, yang diduga dilakukan oleh oknum dari pihak PPRS (Perhimpunan Penghuni Rumah Susun) dimana PPRS tidak berkualifikasi sebagai pejabat berwenang yang dapat melakukan pembongkaran. Atas pengrusakan tersebut klien kami pada tanggal 30 November 2009, telah melaporkan kepada Polisi Resor Metro Jakarta Selatan, mengenai adanya dugaan tindak pidana kekerasan (pengrusakan) terhadap barang secara bersama-sama yang diduga dilakukan oleh oknum pengurus PPRS, dengan nomor laporan yaitu, No Pol: LP/1922/K/XI/2009/Res.Jaksel. Namun hingga saat ini laporannya justru tidak berjalan.

2. Bahwa dapat kami sampaikan mengenai dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh klien kami, kami pun mempunyai saksi-saksi yang turut menyaksikan pada saat terjadinya kejadian tersebut dan saksi-saksi kami menyatakan perbuatan yang dilakukan oleh klien kami bukanlah suatu tindakan penganiayaan seperti yang dilaporkan oleh saksi pelapor ataupun yang terdapat pada Surat Dakwaan JPU (Jaksa Penuntut Umum).

Hanya Majelis Hakimlah yang dapat memutuskan klien kami bersalah atau tidak terhadap dugaan tindakan penganiayaan tersebut melalui putusan hakim yang telah mempunyai kekuatan tetap (inkracht);

3. Bahwa dalam menjalankan usahanya di Bellagio Apartment, klien kami telah menandatangani perjanjian, yaitu Surat Konfirmasi Sewa Ruangan No. 069/MKT-BLG MALL/SK/VI/08 tertanggal 30 Juni 2008 dengan pengelola sebelumnya sekaligus pemilik dan penyelenggara pembangunan atau Pengembang The Bellagio Residence yaitu, PT. Centra Lingga Perkasa selaku PPRS sementara sebelum PPRS resmi terbentuk;

4. Bahwa mengenai permasalahan IMB (Izin Mendirikan Bangunan) dan tidak ada ijin kelayakan bangunan terhadap Vegas Restaurant milik klien kami sehingga dilaporkan kepada Dinas Penataan dan Pengawasan Bangunan (P2B), dapat kami nyatakan disini klien kami tidak pernah mendirikan bangunan dan hanya mendirikan tenda maka oleh karenanya tidak diperlukan IMB.

Perizinan yang digunakan oleh klien kami dalam menjalankan usahanya adalah Izin Tetap Usaha Pariwisata Bidang Penyediaan Makanan Dan Minuman No. 3582/2008 tanggal 30 Oktober 2008, Izin Tetap Usaha Pariwisata Bidang Penyediaan Makanan Dan Minuman No. 3583/2008 tanggal 30 Oktober 2008, dan Surat Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. SK. 1447/10/2008 tentang Izin Tempat Usaha Berdasarkan UU Gangguan Gubernur Provinsi DKI Jakarta;

5. Bahwa selain kasus pidana, klien kami juga menghadapi gugatan perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Terhadap kasus gugatan perdata ini, klien kami telah dimenangkan melalui Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No. 1573/Pdt.G/2009/PN.JKT.Sel tertanggal 2 November 2010 yang amar putusannya menyatakan menolak gugatan dari PPRS untuk seluruhnya, justru gugatan Vegas Restaurant yang dikabulkan dimana terbukti bahwa PPRS yang telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum dan juga menghukum Penggugat (PPRS) untuk membayar kerugian yang dialami oleh Tergugat (klien kami);

Demikian kami sampaikan Hak Jawab klien kami dengan harapan di waktu mendatang penulisan berita dapat didasarkan pada fakta-fakta hukum yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, dan tidak berdasarkan berita-berita, cerita-cerita, isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, yang mengarah pada fitnah dan pada gilirannya akan dimintakan pertanggungjawabannya secara hukum juga oleh orang yang merasa dirugikan. Atas perhatian dan kerja samanya kami ucapkan terima kasih Albert Hasibuan dan Partners.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ndr/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

'Bersihkan' Gelar Palsu, Periksa Semua Ijazah Anggota DPR!

Anggota DPR Fraksi Hanura Frans Agung Mula Putra dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait dugaan gelar doktor palsu. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah bersikap tegas meminta ijazah semua anggota DPR diperiksa. Bila Anda setuju dengan usulan Fahri Hamzah, pilih Pro!
Pro
96%
Kontra
4%