Selasa, 31/05/2011 01:10 WIB
Kisah Bayi Berusia 8 Bulan yang Alami Sejumlah Cacat Fisik
"ASI (air susu Ibu) yang saya berikan tidak bisa dicerna dengan baik, bahkan lebih banyak dimuntahkan kembali, sehingga makanan yang masuk hanya sedikit," keluh Ibu Dede, Enok (40) di Kampung Babakan Cibeureum, Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (30/5/2011).
Cacat fisik yang dialami oleh buah hatinya ini, hanya bisa diratapi Enok bersama dengan suaminya, Iban (45). Pekerjaan Iban hanyalah pencari barang-barang bekas di sekitar kampung Mulyasari.
Dengan keterbatasan dana yang ada, mereka berdua kini berharap banyak mendapat bantuan dari pemerintah. "Selama ini, hingga Dede berusia 8 bulan, tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah, kecuali para tetangga warga sini yang membantu, terutama meminjamkan kamar untuk tinggal kami," tutur Enok sambil meneteskan air mata.
"Saya ingin bibir sumbingnya sembuh agar Dede bisa makan normal, kasihan perutnya sudah buncit," tambahnya.
Dengan kondisi keuangan mereka yang terlampau sulit, kehidupan yang dijalani Enok dan Iban terus berpindah-pindah. Mereka menumpang dari rumah satu ke rumah yang lain.
Terkadang mereka tidur menumpang di rumah saudaranya. Selang beberapa hari kemudian, mereka harus mencari lagi tempat atau kamar untuk dijadikan tempat istirahat.
"Itu yang saya dan suami dilakukan agar tidak kedinginan kalau malam tiba," lanjut Enok.
Para tetangga Enok mengakui jika keluarga tersebut tinggalnya tidak menetap. Mereka juga merasa tidak keberatan jika Enok serta buah hatinya itu menumpang.
"Kami memang tahu, Enok dan suaminya tidak punya tempat tinggal, sehingga kami pun secara bergiliran memberikan tempat buat mereka menginap," ungkap salah satu tetangga mereka, Wina.
(mok/nvc)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Kelelahan, Bupati Tegal Meninggal Dunia
1,416 share this. -
Akhirnya, Prancis Resmi Legalkan Pernikahan Sesama Jenis
994 share this. -
Ditolak Bercinta, Gadis 19 Tahun Gigit Penis Kekasihnya
866 share this. -
Konglomerat Swedia Kalah Melawan Pedagang Glodok
789 share this. -
Kapal Malaysia Tertangkap Curi Ikan di Selat Malaka
748 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Sabtu, 18/05/2013 22:26 WIB
Aiptu LS Ditahan Atau Tidak, Ditentukan Besok Malam
-
Sabtu, 18/05/2013 22:08 WIB
Mabes Polri: Penangkapan Dilakukan Tim Gabungan Bareskrim & Polda Papua
-
Sabtu, 18/05/2013 21:44 WIB
Wisata Malam Hari Bersama Jokowi di Solo
-
Sabtu, 18/05/2013 21:22 WIB
Bob Hasan Bela Aiptu LS, Tak Ada Illegal Logging
-
Sabtu, 18/05/2013 20:48 WIB
Aiptu Labora Diperiksa di Bareskrim Mabes Polri
-
Sabtu, 18/05/2013 21:22 WIB
Bob Hasan Bela Aiptu LS, Tak Ada Illegal Logging
-
Sabtu, 18/05/2013 21:44 WIB
Wisata Malam Hari Bersama Jokowi di Solo
-
Sabtu, 18/05/2013 22:08 WIB
Mabes Polri: Penangkapan Dilakukan Tim Gabungan Bareskrim & Polda Papua
-
Sabtu, 18/05/2013 20:08 WIB
Usai Temui Kompolnas, Aiptu Labora Digelandang ke Mabes Polri
-
Sabtu, 18/05/2013 20:48 WIB
Aiptu Labora Diperiksa di Bareskrim Mabes Polri
-
Sabtu, 18/05/2013 22:26 WIB
Aiptu LS Ditahan Atau Tidak, Ditentukan Besok Malam
-
Sabtu, 18/05/2013 16:45 WIB
Kelelahan, Bupati Tegal Meninggal Dunia
-
Sabtu, 18/05/2013 19:12 WIB
Kompolnas Bantah Undang Aiptu Labora
-
429 Komentar
-
227 Komentar
-
226 Komentar
-
216 Komentar
-
210 Komentar
-
208 Komentar
-
203 Komentar
-
200 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra
Index »
Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,834.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Sabtu, 18/05/2013 14:36 WIB
Geng Motor Klewang Cs Diperkirakan Rugikan Masyarakat Rp 1 Miliar
-
Sabtu, 18/05/2013 13:51 WIB
Klewang, Si Raja Geng Motor dan Raja Aksi Tipu-tipu
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







_5.gif)



Namanya Markamah. Semangat perempuan berusia 46 tahun ini tak pernah padam untuk menyalakan lilin pendidikan di tempat-tempat marjinal. Mulai dari memberantas buta huruf di Marunda, mengajar anak-anak PSK di Jakarta Barat hingga kini menjalankan roda sekolah semi permanen yang dikepung pabrik.
Prinsip Sun Tzu dalam bukunya The Art of War, “Pertahanan Terbaik adalah Menyerang” nampaknya sedang diadopsi oleh PKS saat terjepit berhadapan dengan kasus hukum di KPK. Upaya perlawananoleh PKS yaitu melaporkan sejumlah penyidik dan jubir KPK kepada Kepolisian.
