Rabu, 25/05/2011 12:37 WIB

Gara-gara Angin Kencang, Michelle Obama Sibuk Pegangi Bajunya foto

Rita Uli Hutapea - detikNews
Foto: PA
London - Ada pemandangan menarik saat Presiden AS Barack Obama beserta istrinya, Michelle Obama muncul di Istana Buckingham dalam lawatan mereka ke Inggris.

Saat seremoni penyambutan resmi yang berlangsung di taman Istana Buckingham, Michelle harus berjuang menjaga penampilannya dikarenakan angin yang bertiup kencang.

Ibu negara AS itu sibuk memegangi bajunya yang terangkat karena tertiup angin. Saat itu Michelle mengenakan baju terusan berwarna biru pudar dengan motif kembang-kembang hasil rancangan desainer California, Barbara Tfank yang dipadankan dengan bolero berwarna ungu muda.

Karena hembusan angin kencang, Michele harus terus memegangi gaunnya yang tampaknya terbuat dari bahan tekstil yang ringan. Angin kencang itu juga membuat rambut ibu negara AS itu berantakan.

Saat itu Michelle dan Obama tengah berdiri bersama Ratu Inggris Elizabeth II dan suaminya Pangeran Philip.

Menurut harian Inggris, Telegraph, Rabu (25/5/2011), Michelle tampaknya harus meniru trik yang digunakan perancang busana Ratu Inggris, yang menjahitkan bobot (pemberat) kecil-kecil ke dalam keliman gaunnya. Sehingga seperti tampak dalam foto, Ratu Inggris tidak perlu repot-repot memegangi gaunnya meski sang Ratu harus memegangi topinya.





Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(ita/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%