Kamis, 19/05/2011 17:03 WIB

SBY: Tak Ada Prospek bagi Kudeta Militer di Indonesia

Rachmadin Ismail - detikNews
Jakarta - Kondisi politik Indonesia dianggap stabil. Proses Pemilu digelar lima tahun sekali dan kebebasan pers selalu terjaga. Tak ada prospek bagi kudeta militer di negeri ini.

Itulah pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menyambut delegasi international reporting project dari Amerika Serikat (AS). Rombongan yang terdiri dari editor dari sejumlah media di AS itu sudah berada dua minggu di Indonesia.

"Pemilu kami gelar lima tahun sekali, masyarakat sipil terus berkembang, kebebasan pers masih hidup dan dinamis. Tidak ada prospek kudeta militer," kata SBY di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Kamis (19/5/2011).

Di awal sambutannya, SBY menjelaskan bahwa proses reformasi di Indonesia masih berjalan. Masalah dan tantangan pun terus datang menghampiri dalam setiap pemerintahan.

"Sekarang Indonesia terus melakukan konsolidasi dalam proses demokrasi secara berkelanjutan, membangun kembali ekonomi dan melakukan penegakan hukum. Termasuk pencegahan korupsi dan melaksanakan tata kelola pemerintahan yang baik serta otonomi daerah," jelasnya.

Program toleransi antar-umat beragama juga terus dilakukan. SBY yakin, pemerintahannya dalam kondisi sehat.

"Tantangan lainnya adalah bagaimana caranya untuk menyeimbangkan aturan hukum dan toleransi. Kebebasan tanpa kehormatan dalam pandangan saya bisa menjurus pada pembusukan politik," ucapnya.

Pertemuan selesai pada pukul 16.00 WIB. Rencananya rombongan dari AS tersebut akan kembali ke negaranya besok.

(mad/anw)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    70%
    Kontra
    30%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel