Detik.com News
Detik.com

Rabu, 18/05/2011 20:44 WIB

Mobil Diserempet Anak Pejabat TNI AL, Roy Suryo Lapor ke Polda

Hery Winarno - detikNews
Halaman 1 dari 2
Mobil Diserempet Anak Pejabat TNI AL, Roy Suryo Lapor ke Polda
Jakarta - Kejadian tidak menyenangkan menimpa politisi Senayan, Roy Suryo. Mobil Toyota Camry-nya diserempet seseorang yang tidak dikenalnya saat melintas di kawasan SCBD. Roy pun segera melaporkan si pelaku yang diduga anak pejabat TNI AL itu ke Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

"Saya sedang di bagian lalu lintas Polda Metro Jaya, saya sedang melaporkan kejadian yang saya alami tadi," ujar Roy saat dihubungi detikcom, Rabu (18/5/2011).

Kejadian tersebut bermula saat Roy yang mengendarai Camry melintas di kawasan SCBD, di depan Artha Graha. Tiba-tiba dari kiri sebuah mobil Nissan Frontier memepetnya yang membuat bemper mobil Roy tergores. Tak terima dengan kejadian ini politisi Demokrat ini segera menekan klaksonnya keras-keras.

"Dia berhenti, lalu keluar dari mobilnya. Begitu keluar dia langsung bilang, oh Roy Suryo," cerita Roy.

Roy pun meminta agar pemuda yang mengenakan baju batik itu meminta maaf, namun si pemuda kurus berkaca mata itu justru menunjukkan sikapnya yang arogan. Pengemudi Nissan besar itu menyebut-nyebut nama komplek elit di Jakarta yang dihuni oleh para pejabat.

"Tidak ada urusan ke Polda, ke Widya Chandra saja, biar kamu tahu siapa ayah saya," ujar Roy menirukan pelaku menyerempet mobilnya.

Karena enggan diselesaikan secara damai di Polda, Roy pun akhirnya melaporkan kasus penyerempetan ini ke Direktorat Lalu Lintas PMJ. Roy sempat melihat logo TNI AL Bintang dua di mobil mewah itu.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(her/gah)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%