Detik.com News
Detik.com
Jumat, 13/05/2011 16:11 WIB

Horee, PNS Bisa Libur Harpitnas Senin Depan

Anwar Khumaini - detikNews
Jakarta - PNS bisa bersuka ria dan libur lebih panjang. Pemerintah mempersilakan PNS pada Senin (16/5) untuk libur di hari kejepit nasional (Harpitnas) tersebut.

"Pemerintah bisa memberi kesempatan kepada PNS yang kemudian akan dikoordinasikan kepada Menpan. Kecuali mereka yang berada di layanan umum seperti rumah sakit. Dipersilakan untuk menggunakan tanggal 16 hari Senin itu untuk libur dikoordinasikan ke pimpinan instansi masing-masing," kata Menko Kesra Agung Laksono di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (13/5/2011).

"Dalam hal ini nanti Menpan yang akan mengatur tentang penggunaan tersebut. Ini sifatnya fakultatif, karena tidak semuanya, tentu bagi yang memiliki tugas-tugas tertentu tidak dianjurkan untuk menggunakan hari tersebut sebagai hari libur," imbuh Agung.

Berarti bisa dikatakan tanggal 16 hari libur nasional? "Fakultatif, karena tidak semuanya," jawab politisi Partai Golkar tersebut.

Agung menambahkan, PNS yang tidak libur pada tanggal 16 Mei terutama mereka-mereka yang bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat umum seperti di rumah sakit, atau di tempat-tempat umum termasuk yang mengatur perjalanan, dan angkutan-angkutan umum.

"Saya kira mereka tetap bekerja seperti biasanya. Tentu hal ini dalam pelaksanaanya bisa dikordinasikan oleh pimpinan instansi maisng-masing di kementerian atau lembaga," kata Agung.

Urgensi diperbolehkannya libur bagi PNS di hari kejepit 16 Mei nanti menurut Agung, pertimbangannya adalah menggunakan waktu yang ada. "Tetapi itu adalah hari kerja dan ini sifatnya fakultatif. Jadi kami tidak membanding-bandingkan dengan hari lain. Tapi kebijakan tanggal 16 Mei ini diberikan peluang, diberi kesempatan kepada pegawai yang memanfaatkan hari libur silakan. Nanti dihitung cutinya," tutup Agung.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(anw/rdf)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%
MustRead close