detikcom
Jumat, 13/05/2011 11:36 WIB

3 Hari Terakhir Muncul 77 Titik Api di Riau

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Halaman 1 dari 2
Pekanbaru - Hasil pantauan satelit NOAA 1,8, dalam 3 hari terakhir di wilayah Riau, terdapat 77 titik api. Sedangkan untuk wilayah Sumatera pernah mencapai 156 titik.

Berdasarkan pantauan satelit ini, sebaran titik api hampir menyeluruh di wilayah Kabupaten Riau. Hitungan pada tanggal 10 Mei, di Kabupaten Rokan Hilir terdapat 28 titik api. Menyusul di Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Meranti, terdapat masing-masing 9 titik api.

Kabupaten Belalawan terdapat 10 titik api. Sehingga pada hari itu, dari seluruh kabupaten, di Riau terdapat 77 titik api, dengan total titik api di seluruh wilayah Sumatera mencapai 156 titik api.

Data ini disampaikan staf analisa BMKG Pekanbaru Marzuki yang ditemui detikcom di ruang kerjanya di Kompleks Bandara Syarif Kasim II Pekanbaru, Jumat (13/5/2011).

Menurutnya, titik api mulai berkurang pada tanggal 11 Mei, dari 77 titik api menjadi 46. Sedangkan di wilayah Sumatera menjadi 116.

Data terakhir pada tanggal 12 Mei, titik api kembali menurun. Di Riau bersisa 9 dan Sumatera 45 titik api.

"Terhitung bulan ini, wilayah Riau memang sudah memasuki musim kemarau, yang kemungkinan bila tidak diantisipasi bisa jadi hari ini berkurang jumlah titik apinya, tapi besoknya bisa bertambah lagi," kata Marzuki.Next

Halaman 1 2
(nrl/vta)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%