detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 17:30 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 03/05/2011 19:54 WIB

Polisi Tangkap Pembunuh Satu Keluarga di Binjai

Khairul Ikhwan - detikNews
Jakarta - Dua pria diamankan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Binjai, Sumatera Utara (Sumut) dalam sangkaan terlibat kasus pembunuhan, Selasa (3/5/2011). Keduanya diduga membunuh satu keluarga berjumlah empat orang beberapa hari lalu.

Keterangan yang diperoleh menyebutkan, kedua tersangka masing-masing diketahui bernama Deni B Jaya (20) warga, Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang, dan seorang rekannya Hasian Natanael.

“Saat ini kedua tersangka masih dalam proses pemeriksaan,” kata Kepala Kepala Polresta Binjai AKBP Rina Sari Ginting kepada wartawan di Binjai.

Para korban yang tewas masing-masing, Engki alias Atu (65), kemudian Cenli alias Aim (27) yang merupakan menantu Atu, serta dua anak Cenli, yakni Kevin (5) dan Karen (4). Mereka ditemukan tewas di rumah Jl. Rukam Binjai Barat Kota, Binjai, pada Jumat (29/4/2011), namun baru diketahui pada Minggu (1/5/2011) sekitar pukul 17.30 WIB.

Berkenaan dengan motif pembunuhan, diduga terkait dengan rencana aksi pencurian yang akan dilakukan tersangka. Tersangka Deni yang masih berhubungan keluarga dengan korban, semula datang dengan alasan ingin meminjam charger. Namun belakangan berupaya melakukan pencurian.

Cenli yang mengetahui aksi itu, kemudian berteriak. Untuk membungkam teriakan itu, tersangka kemudian mencekik dan menikam korban dengan pisau dapur. Tak selesai sampai di situ, pelaku juga menghabisi tiga penghuni rumah lainnya. Tersangka Hasian Natanael juga turut ditangkap karena menjadi orang yang mengantar dan menjeput tersangka Deni dari rumah tersebut.

Pengungkapan kasus pembunuhan ini, tidak lepas dari keterangan saksi yang melihat kedatangan tersangka ke rumah itu, pada Jumat lalu. Dari tersangka polisi mengamankan beberapa barang bukti, antara lain dua unit handphone, dua mesin pompa air, serta sepeda motor yang digunakan tersangka untuk mendatangi rumah korban.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(rul/ape)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%