detikcom
Selasa, 03/05/2011 19:54 WIB

Polisi Tangkap Pembunuh Satu Keluarga di Binjai

Khairul Ikhwan - detikNews
Jakarta - Dua pria diamankan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Binjai, Sumatera Utara (Sumut) dalam sangkaan terlibat kasus pembunuhan, Selasa (3/5/2011). Keduanya diduga membunuh satu keluarga berjumlah empat orang beberapa hari lalu.

Keterangan yang diperoleh menyebutkan, kedua tersangka masing-masing diketahui bernama Deni B Jaya (20) warga, Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang, dan seorang rekannya Hasian Natanael.

“Saat ini kedua tersangka masih dalam proses pemeriksaan,” kata Kepala Kepala Polresta Binjai AKBP Rina Sari Ginting kepada wartawan di Binjai.

Para korban yang tewas masing-masing, Engki alias Atu (65), kemudian Cenli alias Aim (27) yang merupakan menantu Atu, serta dua anak Cenli, yakni Kevin (5) dan Karen (4). Mereka ditemukan tewas di rumah Jl. Rukam Binjai Barat Kota, Binjai, pada Jumat (29/4/2011), namun baru diketahui pada Minggu (1/5/2011) sekitar pukul 17.30 WIB.

Berkenaan dengan motif pembunuhan, diduga terkait dengan rencana aksi pencurian yang akan dilakukan tersangka. Tersangka Deni yang masih berhubungan keluarga dengan korban, semula datang dengan alasan ingin meminjam charger. Namun belakangan berupaya melakukan pencurian.

Cenli yang mengetahui aksi itu, kemudian berteriak. Untuk membungkam teriakan itu, tersangka kemudian mencekik dan menikam korban dengan pisau dapur. Tak selesai sampai di situ, pelaku juga menghabisi tiga penghuni rumah lainnya. Tersangka Hasian Natanael juga turut ditangkap karena menjadi orang yang mengantar dan menjeput tersangka Deni dari rumah tersebut.

Pengungkapan kasus pembunuhan ini, tidak lepas dari keterangan saksi yang melihat kedatangan tersangka ke rumah itu, pada Jumat lalu. Dari tersangka polisi mengamankan beberapa barang bukti, antara lain dua unit handphone, dua mesin pompa air, serta sepeda motor yang digunakan tersangka untuk mendatangi rumah korban.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(rul/ape)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%