Minggu, 01/05/2011 17:32 WIB
Eks Lurah: NII Menggurita di Jateng, PNS & TNI Jadi Anggota
Hal ini diungkapkan seorang mantan lurah NII, J dalam perbincangan dengan detikcom, Minggu (1/5/2011). "Jaringannya sangat luas dan sudah puluhan tahun. Sampai sekarang masih ada yang aktif," ungkap J, mengawali perbincangan.
J mencontohkan wilayah Kedu di Jawa Tengah. Ada sejumlah PNS dan anggota TNI yang merupakan hasil rekrutmen NII KW 9. Bahkan di lingkungan Pemerintah Kabupaten ada PNS yang bekerja di rumah dinas bupati dan dia adalah anggota NII KW 9.
"Di Rindam TNI-AD ada seorang oknum anggota TNI yang meyakini NII. Malahan dia merupakan tutor untuk anggota yang lain cara membuat proposal yang bagus dan cara memperoleh uang setoran banyak," tukas J.
Selain di lingkungan PNS dan TNI, NII KW 9 juga merajalela di berbagai kampus di Jawa Tengah. J menyebutkan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo, Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM) dan Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) adalah kampus-kampus garapan NII KW 9.
"Di UMM Magelang sampai saat ini ada yang masih aktif dan jadi pegawai di sana. Saya tahu setelah keluar dan bertemu malah diberi dalil-dalil sama persis seperti saya waktu masih aktif di NII," jelas dia.
J menjelaskan, proses rekrutmen dengan doktrin yang sangat kuat dilakukan oleh pemimpin NII KW 9 dengan beberapa cara. Salah satunya dengan menjadikan target sasaran sebagai pacar atau kekasih.
"Modus perekrutan mengajak hijrah dengan cara mendekati, dipacari, diajak mengaji, kemudian dinikahi. Setelah masuk NII, dibaiat, diberi dalil surga dan neraka. Di NII, setiap pengikut dibebani 1 hari hadirkan 1 orang dalam acara sebuah diskusi atau pengajian kelompok kecil. Anggota yang sudah punya istri juga dihalalkan melakukan model itu," kata dia.
Diskusi atau pengajian diikuti oleh 7-10 orang. Biasanya dari jumlah itu, akan terkena 1-3 orang setelah dijejali hadits-hadits sesat. Lalu mereka diarahkan untuk berhijrah dengan syarat dimintai dana 'amaliah' sebesar Rp 1 juta.
"Hadits itu ya ucapan pemimpin NII itu sendiri. Hadits ucapan Panji Gumilang dan bukan hadits shahih. Saya baru bayar Rp 150 ribu, istri sudah beri Rp 500 ribu dan waktu itu ngutang," tuturnya.
Proses hijrah anggota baru ini dilakukan di Jakarta secara tertutup. Bila sudah ada anggota rekrutmen baru dari wilayah Jateng, mereka dikumpulkan di suatu tempat. Selama perjalanan ke Jakarta dan naik mobil mereka wajib menutup mata.
"Misalnya waktu itu kumpul di Terminal Magelang. Saat ganti angkutan dan masuk di dalam mobil, mata harus tertutup dan pejamkan mata. Mereka diawasi jika buka mata dimarahi," kata J.
Jaringan NII KW 9 Jawa Tengah, terkadang transit di Semarang sebelum lanjut ke Jakarta. Lokasi markas mereka adalah sebuah rumah di sekitar Pasar Banyumanik, Semarang. Di sana, anggota baru menginap sehari, untuk dilakukan kembali penguatan doktrin dan keyakinan.
"Tahu-tahu buka mata sudah berada di dalam rumah di dalam sebuah garasi. Di situ anggota baru yang direkrut dimatangkan terlebih dahulu. Setelah itu dibawa ke Stasiun KA Tawang. Masuk ke stasiun 5 orang, 5 orang supaya tidak dicurigai dengan alibi jenguk saudara di Jakarta," ujarnya.
Setelah sampai di Jatinegara, Jakarta Timur, mereka dijemput mobil untuk dibawa ke sebuah lokasi di daerah Jakarta Timur. Di rumah itu, hijrah dilakukan ratusan anggota baru dengan membaca syahadat. Seluruh anggota baru di Indoensia, dibaiat di Jakarta Timur.
"Bahkan ada yang datang dari Singapura dan Malaysia. Namun mayoritas anggota baru itu lebih banyak ceweknya daripada cowok," ungkapnya.
Simak rangkuman aneka berita penting dan menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam" Pukul 0.30 WIB hanya di TransTV
(fay/fay)
Baca Juga
Twitter Recommendation
-
Bebas Liburan Bareng XL, Yuk!
0 share this. -
Kabut Asap Bawa Berkah Bagi Sopir Taksi Singapura
0 share this. -
Jeritan Supir Angkot di Terminal Pulogebang, Dikala Harga BBM Naik
0 share this. -
Gantikan Bajaj Butut, Pemprov DKI Siapkan Bajaj Listrik Swedia
0 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Kamis, 20/06/2013 00:40 WIB
Kabut Asap Bawa Berkah Bagi Sopir Taksi Singapura
-
Kamis, 20/06/2013 00:26 WIB
Jeritan Supir Angkot di Terminal Pulogebang, Dikala Harga BBM Naik
-
Kamis, 20/06/2013 00:16 WIB
Gantikan Bajaj Butut, Pemprov DKI Siapkan Bajaj Listrik Swedia
-
Kamis, 20/06/2013 00:01 WIB
Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa Semarang Bakar Ban
-
Rabu, 19/06/2013 23:44 WIB
Kisah Anggito Abimanyu, Bermimpi Hingga Tersesat
-
Rabu, 19/06/2013 16:42 WIB
Jokowi Soal Kopaja: Ini Mobil atau Gerobak? Ngeremnya Pakai Doa
-
Rabu, 19/06/2013 13:07 WIB
Ini 5 Penampakan Aksi 'Tikus' di Bandara
-
Kamis, 20/06/2013 00:40 WIB
Kabut Asap Bawa Berkah Bagi Sopir Taksi Singapura
-
Kamis, 20/06/2013 00:16 WIB
Gantikan Bajaj Butut, Pemprov DKI Siapkan Bajaj Listrik Swedia
-
Rabu, 19/06/2013 15:37 WIB
Saat Syekh Tifatul Dipanggil Bro
-
Rabu, 19/06/2013 11:27 WIB
Astaga! Ibu Hamil di Lembata Dimakan Buaya
-
Rabu, 19/06/2013 14:22 WIB
Saling Lontar Sindiran, Kubu Tifatul dan Anis Matta Adu Kuat di PKS?
-
Rabu, 19/06/2013 14:08 WIB
Celoteh Jokowi tentang Kecelakaan hingga Jarang Berbaju Lengan Pendek
-
432 Komentar
-
359 Komentar
-
260 Komentar
-
231 Komentar
-
208 Komentar
-
201 Komentar
-
196 Komentar
-
183 Komentar
-
Rabu, 19/06/2013 14:22 WIB
Penerus Mega di PDIP
Effendi Simbolon Buka-bukaan Soal Prospek Politik Prananda dan Puan
Prananda dan Puan Maharani disebut-sebut disiapkan menjadi penerus tahta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Anak kedua Mega, Prananda (43), diyakini sebagia pembawa ideologi kakeknya, Bung Karno.
ProKontra
Index »
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 20:38 WIB
Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Sandera Mobil Plat Merah di Yogyakarta
-
Rabu, 19/06/2013 19:54 WIB
Menko Kesra: Kabut Asap Singapura Bukan Hanya dari Indonesia
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer



_10.gif)





_5.gif)





_3.gif)

Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.

