detikcom
Senin, 25/04/2011 13:02 WIB

Fitria Elvie Sukaesih Absen Bersaksi di Pengadilan Tipikor

Moksa Hutasoit - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Penyanyi dangdut, Fitria Elvie Sukaesih batal bersaksi di Pengadilan Tipikor untuk Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Syamsul Arifin. Putri kandung ratu dangdut Elvie Sukaesih ini mengaku sedang sakit.

"Istri saya tidak bisa hadir karena sakit maag. Namanya Fitria Elvie Sukaesih," kata suami Fitria yang kebetulan ikut bersaksi, Syekh Muhammad bin Al Hamid, di pengadilan ini, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (25/4/2011).

Selain Hamid, jaksa juga menghadirkan 11 saksi lainnya untuk Syamsul dalam perkara korupsi APBD Langkat tahun 2000-2007.

Hamid sendiri mengaku sudah lama mengenal Syamsul. Bahkan Syamsul dan Hamid biasa saling pinjam meminjam uang dalam jumlah yang cukup banyak.

"Mungkin bisa Rp 3 miliar kadang-kadang turun, kadang dia pinjam uang sama saya. Terakhir Pak Syamsul yang pinjam uang sama saya Rp 10 miliar," terangnya.

Dalam pernyataannya kepada wartawan saat diperiksa KPK beberapa waktu lalu, Fitria mengaku cukup dekat dengan Syamsul. Bahkan dia juga tidak menutup-nutupi kalau dirinya sering menerima sesuatu dari Syamsul.

"Saya sudah kenal Syamsul dari jaman Adam. Nggak punya hubungan saudara tapi kenal cukup baik. Saya sering mengisi acara jadi sering menerima sesuatu dari dia oleh karena itulah saya harus beri keterangan," tandas putri pedangdut Elvi Sukaesih ini.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(mok/gun)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%
MustRead close