Sabtu, 23/04/2011 23:51 WIB

JK: Pemerintah Harus Menyadarkan Tokoh NII

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Jakarta - Mantan Wapres Jusuf Kalla meminta keseriusan pemerintah untuk menangani aksi Negara Islam Indonesia (NII) yang marak saat ini. Menurutnya tugas pemerintah harus menyadarkan tokoh-tokoh NII yang ada.

"Pemerintah harus memberikan pengetahuan yang benar soal aqidah dan mencari tokoh-tokoh NII. Harus disadarkan," ujar JK usai menyaksikan pementasan Teater I La Galigo, di Benteng Fort Rotterdam, Makassar, Sabtu (23/4/2011) malam.

Menurut JK ada pemahaman yang salah dari para tokoh NII yang ada saat ini. NII selama ini juga kerap dikaitkan dalam kasus pencucian otak dan hilangnya mahasiswa di beberapa kampus di Indonesia.

"NII harus dilawan, pemerintah dan para ulama harus memberikan pengetahuan yang benar," tambahnya.

Selain itu, JK menambahkan, gerakan radikalisme di Indonesia saat ini semakin berbahaya. Para Radikalis menganggap surga sebagai sesuatu yang mudah diraih begitu saja, misalnya dengan bom bunuh diri dan menganggap dirinya mati syahid.

"Setiap orang bisa berpikir ekstrim, asalkan jangan sampai berbuat anarkis, ini berbahaya," tandas JK.




Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mna/her)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
89%
Kontra
11%