Sabtu, 23/04/2011 16:41 WIB

Suku Misrata melawan pemberontak Libia

BBCIndonesia.com - detikNews
Pemberontak Libia

Seorang pemberontak di kota Misrata sedang berjaga-jaga melawan pasukan Muammar Gaddafi.

Sejumlah suku yang setia kepada pemimpin Libia Muammar Gadafi mengatakan akan melawan pasukan pemberontak bila serdadu pemerintah tidak berhasil mengusir mereka dari kota Misrata.

Saat ini kota pelabuhan Misrata berada di kekuasaan pasukan pemberontak.

Sejumlah organisasi kemanusiaan mengatakan Misrata menghadapai krisis kemanusiaan setelah berminggu-minggu diguncang oleh perang saudara.

Jumlah orang yang tewas di Misrata perkirakan lebih dari 1000 orang.

Sementara itu pasukan NATO kembali meluncurkan serangan udara di ibukota Tripoli.

Pemerintah Libia mengatakan serangan tersebut menewaskan tiga orang.

Menurut wakil menteri luar negeri Libia Khaleed Kaim, ancaman perang suku di Misrata melawan pemberontak disampaikan dalam sebuah pertemuan antara militer Libia dan kepala suku.

Menurut Kaim, sejumlah kepala suku akan meminta pemberontak untuk menghentikan peperangan, namun bila taktik itu gagal maka mereka akan memerintahkan anggotanya untuk melawan pemberontak.

Menurut Kaim, para kepala suku merasa kehidupan mereka sangat terganggu karena peperangan ini.

(bbc/bbc)

Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%