detikcom
Selasa, 19/04/2011 21:30 WIB

Duh! Siswa SMP Al-Manar Bekasi Bunuh Teman Sendiri

E Mei Amelia R - detikNews
Halaman 1 dari 3
Bekasi - Siswa kelas 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Al-Manar, Bekasi berinisal MRF alias Deden (13) tega membunuh temannya sendiri bernama David Riyadi (14). Deden membunuh temannya lantaran dendam sering diejek korban.

"Pelaku menaruh dendam terhadap korban dikarenakan sering adu mulut di sekolahan," kata Kapolres Bekasi Kota Kombes Imam Sugianto kepada detikcom, Senin (19/4/2011).

Imam mengatakan, tersangka ditangkap di rumah bibinya di Perum Wisma Asri, Bekasi Kota pada Senin (18/4) malam. "Dia mau melarikan diri ke Bengkulu, ke rumah orangtuanya," kata Imam.

Tersangka kini ditahan di Mapolresta Bekasi Kota. Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUH pidana pembunuhan berencana jo Pasal 338 KUH pidana pembunuhan.

Dalam kasus tersebut, polisi menyita sebilah clurit, satu buah unit motor Yamaha Mio tanpa plat nomor milik korban, sweater abu-abu dan celana pendek hitam.

"Korban baru memiliki motor tersebut tiga bulan lalu," katanya.

Kepala Satuan Reskrim Polres Bekasi Kota Kompol Ade Ary Syam Indradi menjelaskan, peristiwa pembunuhan terjadi pada Sabtu, 16 April lalu di Kampung Penggilingan RT 4/1 Kelurahan Harapan Baru, Bekasi Utara, Kota Bekasi.Next

Halaman 1 2 3

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mei/lrn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%