Detik.com News
Detik.com

Senin, 18/04/2011 10:13 WIB

Warga Johar Baru Tawuran Gunakan Petasan & Bom Molotov

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Tawuran tak juga pergi dari Johar Baru, Jakarta Pusat. Setelah pecah tawuran pada Minggu (17/4) malam, warga Johar Baru RW 7 dan RW 12 Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, pagi kembali saling serang. Petasan, bom molotov dan botol beling digunakan warga sebagai senjata.

Saksi mata, Sofyan, yang merupakan warga sekitar, kepada detikcom, Senin (18/4/2011) di lokasi kejadian, menyatakan, tawuran sekitar pukul 06.30 WIB.

"Penyerangnya komplotan menggunakan petasan, bom molotov dan botol beling," ujar Sofyan.

Menurut Sofyan, akibat tawuran itu, satu rumah nyaris dibakar. Namun karena dihalangi warga, rumah tersebut tidak jadi dibakar.

Beberapa menit kemudian, polisi datang menyemprotkan gas air mata. Sekitar pukul 08.00 WIB tawuran bubar.

Kapolsek Johar Baru Kompol Suyatno menegaskan, tidak ada yang ditahan dalam tawuran itu. Namun pihaknya tetap mengumpulkan barang bukti.

"Penyebabnya masih dalam penyelidikan," kata Suyatno.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nik/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%