detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 10:06 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 17/04/2011 10:48 WIB

PKS Milad ke-13, Serangan ke Partai Diangkat dalam Pidato

Adi Lazuardi - detikNews
Jakarta - Puluhan ribu massa Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memutihkan Stadion Gelora Bung Karno dalam perayaan ulang tahun (Milad) yang ke-13. Aneka masalah yang menerpa partai, diangkat dalam pidato sambutan dan kader diminta untuk tetap solid.

Pantauan detikcom, Minggu (17/4/2011), massa mulai memadati Stadion GBK sejak pukul 09.00 WIB. Mereka tampak mengenakan pakaian putih-putih hingga Stadion GPK pun berubah menjadi lautan warna putih.

Dalam sambutannya, ketua panitia sekaligus Ketua DPW PKS DKI Jakarta Triwisaksana mengatakan, acara milad ini merupakan bentuk konsolidasi seluruh kader PKS yang menurutnya akhir-akhir ini banyak diserang oleh upaya-upaya mengkerdilkan semangat dakwah PKS.

"Beberapa hari terakhir ini ada upaya-upaya untuk mengkerdilkan semangat dakwah PKS. Namun tantangan itu tidak akan menyurutkan semangat kita," kata Triwisaksana dalam sambutannya di hadapan puluhan ribu massa PKS di Stadion GBK, Senayan, Jakarta, Minggu (17/4/2011).

Menurut Triwisaksana selama selama 13 tahun ini, PKS telah matang dan telah memberikan kontribusi bagi Indonesia. "13 Tahun ini adalah usia yang cukup matang bagi PKS untuk berbuat bagi negeri ini. Rakyat telah membuktikan, PKS senantiasa bersama mereka, bekerja untuk mereka," kata dia berapi-api.

Banyaknya cobaan yang menimpa PKS, menurutnya, mengharuskan bagi partai yang sebelumnya bernama Partai Keadilan ini untuk bekerja lebih keras, untuk menuju Indonesia yang lebih baik.

"Sekarang saatnya bekerja untuk lebih keras untuk membawa Indonesia ke masa depan lebih baik," katanya.

Hadir dalam acara ini para petinggi PKS di antaranya Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, Sekjen PKS Anis Matta, Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin, dan mantan Presiden PKS Hidayat Nurwahid. Tampak juga Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(anw/fay)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%