detikcom
Jumat, 15/04/2011 15:28 WIB

Ratusan Pejabat Teras Polda Metro Jaya Dimutasi

E Mei Amelia R - detikNews
Halaman 1 dari 3
Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Sutarman memutasi pejabat teras di tingkat Polsek hingga Kepala Satuan (Kasat) di wilayah hukum Polda Metropolitan Jakarta Raya. Ada 111 anggota Polda Metro yang terkena mutasi.

Dalam Surat Telegram Rahasia (STR) bernomor STR/794/IV/2011 tanggal 14 April 2011 yang diperoleh wartawan, setidaknya ada 111 anggota Polda Metro Jaya yang diganti, antara lain:

Direktur Tahanan dan Titipan (Tahti) Polda Metro Jaya AKBP Helmy Santika dimutasikan sebagai Kasubdit Umum Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya menggantikan AKBP Nico Afinta.

AKBP Gembong Yudha Kabag Binopsnal Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya diangkat sebagai Kasubdit III Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menggantikan AKBP Asep Safrudin yang diangkat sebagai Kaporesta Bandara Soekarno-Hatta.

AKBP M Firman dimutasikan menjadi Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat menggantikan Kompol Yoyon Tony Surya Putra.

Kompol Dodi Rahmawan, Kasat Reskrim Polresta Jakarta Timur dimutasikan menjadi Kabag Pengawas dan Penyidik Ditrekrimum Polda Metro. Posisinya digantikan oleh Kompol Bastoni Purnama.

Kompol Yulius Audie Latuheru, Kanit III Subdit Umum Polda Metro Jaya dimutasikan sebagai Pamen Polda Metro dalam rangka Sespimmen. Ia digantikan oleh Kompol Samsu Arifin, Kapolsek Jatiuwung.Next

Halaman 1 2 3

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mei/gun)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%