Detik.com News
Detik.com

Senin, 11/04/2011 23:23 WIB

Hama Ulat Bulu Juga Serang 2 Kecamatan di Magelang

Parwito - detikNews
Halaman 1 dari 2
Magelang - Wabah hama ulat bulu semakin meluas. Dua kecamatan di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, yaitu Kecamatan Muntilan dan Kecamatan Ngluwar, juga terkena dampaknya.

Ulat bulu yang menyerang di Kecamatan Muntilan, tepatnya di Dusun Nepen, Desa Gunungpring, menyerang tanaman mangga. Ulat sebesar jari itu berwarna coklat, menggelantung, serta menggerogoti puluhan daun mangga.

Sudah selama sepekan ini ulat-ulat bulu itu menggelantung banyak dipohon mangga saya, ungkap Fauzan, pemilik pohon mangga, kepada detikcom Senin (11/4/2011) di depan rumahnya.

Di Kecamatan Ngluwar, ulat bulu berwarna putih menyerang pada puluhan batang pohon kelapa. Akibatnya, banyak daun pohon yang rusak dan terancam mati.

Pantauan detikcom, pohon kelapa terserang ulat tersebar di lima dusun di antaranya Dusun Plosowetan, Dusun Plosokulon, Dusun Karangsanggrahan, Dusun Dangkel(Desa Karangtalun) dan Dusun Pendem (Desa Jamus Kauman).

Sudah mulai seminggu ini daun pohon kelapa dimakan ulat. Awalnya hanya sedikit namun sekarang sudah banyak yang dimakan ulat, tegas Sutikno, warga Plosowetan.

Ketua Gabungan kelompok Tani (Gapoktan) Desa Plosogede, Subur Sugiatno, menyatakan sudah puluhan pohon kelapa yang diserang ulat. Dia juga sudah melaporkan hama ulat bulu putih itu ke Disperbunhut Kabupaten Magelang.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(lrn/lrn)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%