Kamis, 07/04/2011 11:41 WIB
Nasabah Kaya Malinda Dee (1)
Dana Haram atau Sekadar Tak Mau Repot
Keduanya sama-sama perempuan cantik, selalu berpenampilan menarik, dengan pakaian dan asesori bermerk. Banyak melakukan kegiatan luar rumah, selain mengurus bisnis. Orang kota bilang, mereka adalah sosialita. Tapi popularitasnya melejit akibat ulah kriminal.
Artalyta ditangkap petugas KPK pada saat menyogok jaksa. Perempuan ini tengah membantu bos Gajah Tunggal, Sjamsul Nursalim, dari jeratan tuduhan menilep dana bank.
Sementara Malinda ditangkep polisi lantaran menilep dana nasabah bank. Tak tanggung-tanggung, Malinda Dee diduga telah menilep uang nasabah private Citibank sebesar Rp 17 miliar.
Malinda adalan senior relationship manager Citibank Cabang Landmark, Jakarta Selatan. Tugas utamanya adalah melayani nasabah private banking. Ini adalah jenis nasabah kaya, yang mendapat pelayanan khusus karena menyimpan uang di bank minimal Rp 500 juta.
Pelayanan khususnya itulah yang membuat banyak nasabah percaya begitu saja kepada Malinda untuk mengelola dananya. Semua transaksi diserahkan sepenuhnya sama Malinda. Rupanya Malinda menyalahgunakan kepercayaan nasabah ini. Dia menilep dana nasabah dengan cara mengaburkan dan memalsukan bukti transaksi nasabah.
Korban Malinda diperkirakan mencapai ratusan orang karena dia sudah bekerja selama 20 tahun di Citibank dan menangani ratusan nasabah Citigold. "Dia punya 400 nasabah," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam.
Namun hingga kini baru 3 orang nasabah yang melapor ke polisi. Ketiga korban ini sudah diperiksa, rekeningnya sudah dibuka, dan dicek transaksi per transaksi dari rekening tersebut. Masing-masing tiga nasabah itu diketahui tidak hanya memiliki satu rekening.
Berdasarkan perhitungan sementara, total kerugian 3 nasabah tersebut mencapai Rp 16,638 miliar. Rinciannya, nasabah pertama mengalami kerugian sekitar Rp 10 miliar karena adanya transaksi mencurigakan pada 6 Januari 2011. Nasabah kedua, mengalami kerugian Rp 4,7 miliar dan US$ 10.100. Nasabah ketiga menderita kerugian Rp 311 juta.
Jika melihat gaya hidup Malinda, uang hasil tilepan dana nasabah tentu tidak sedikit. Dia memiliki beberapa mobil mewah Ferrari dan Mercy, juga beberapa rumah dan apartemen mewah. Kalangan internal Citibank yang mengetahui gaya hidup dan pekerjaan Malinda, menduga dia tak hanya menilep dana dari 3 nasabah. Banyak nasabah lain yang kena.
Lalu, kenapa dari ratusan nasabah, hanya 3 orang yang melapor ke polisi? Apa yang membuat para nasabah Malinda itu tidak segera melapor ke polisi?
Kemungkinan pertama, karena nasabah private banking adalah orang-orang kaya, bisa jadi mereka malu namanya disebut sebagai korban penipuan. Mereka juga tak mau ribet berurusan dengan polisi.
Kemungkinan kedua, bisa saja para nasabah ini adalah orang-orang yang memiliki dana gelap sehingga mereka takut kejahatannya terbongkar bila melapor.
Kecurigaan atas nasabah Malinda merupakan pengumpul uang haram ini, misalnya disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi XI DPR, Achsanul Qosasi. Menurut Achsanul, ada potensi pidana money laundering yang dilakukan nasabah bermasalah.
"Mengenai money laundering harus diwaspadai secara tertib. Harus dipastikan nasabah sudah mengisi formulir khusus utamanya yang di atas Rp 100 juta. Formulir tersebut masuk ke PPATK, jadi seharusnya terdeteksi apakah nasabah Malinda bermasalah," tandas Achsanul.
Sementara itu, berembus kabar bahwa Malinda Dee memiliki nasabah sejumlah petinggi Polri. Hanya gara-gara simpanan Citigold seorang jenderal polisi jebol, maka kasus penipuan ini jadi urusan polisi. Tersebutlah nama perwira tinggi polisi itu, Budi Gunawan.
Tetapi Anton menepis kabar itu. "Pak Budi tidak mempunyai tabungan dan rekening di Citibank. Apalagi kenal dengan Malinda. Tidak kenal sama sekali," tegas Anton.
Dengan dalih menjaga kerahasiaan bank, polisi memang harus melindungi nama pemilik rekening. Namun jika polisi menemukan petunjuk dan bukti bahwa sejumlah nasabah memiliki dana haram atau didapatkan dengan cara melanggar hukum, maka dalih kerahasiaan bank itu tidak berlaku lagi. Di sinilah pentingnya polisi kerjasama dengan PPATK.
Praktek penimbunan BBM melibatkan oknum aparat keamanan. Seperti apa modusnya? Tonton "Reportase Investigasi", Minggu, 26 Mei 2013, pukul 16.45, hanya di TRANSTV
(diks/fay)
Dapatkan ulasan lengkap Fokus dengan mendownload edisi Majalah detik melalui tablet Android dan iPad, atau download versi PDFnya di majalahdetik.com.
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Gempa 5,2 SR Terjadi di Pacitan
1,539 share this. -
27 Juta Warga Jateng Hari Ini Tentukan Gubernur Baru
746 share this. -
Mahfud MD Siap Jadi Capres atau Cawapres
530 share this. -
KPAI: Jangan Terjebak Gedung 'Wah', Pentingkan Kurikulum
527 share this. -
Perusak Mercy Milik Sendiri di JCC Diduga Mabuk
510 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Laporan Khusus Terbaru
Indeks Laporan Khusus ยป
-
Kamis, 23/05/2013 07:41 WIB
Sisa Dendam Kerabat Soeharto
-
Rabu, 22/05/2013 07:53 WIB
XTC Meradang karena Klewang
-
Selasa, 21/05/2013 17:55 WIB
Keluar Masuk Bui, Sangar-sangar Takut Istri
-
Selasa, 21/05/2013 07:38 WIB
Sinchan: Sex, Drugs, and Criminal
-
Senin, 20/05/2013 15:06 WIB
Ancaman Mematikan Ketua Besar
-
Minggu, 26/05/2013 12:00 WIB
Fathanah, Royal ke Perempuan Tapi Bermasalah dengan Utang
-
Minggu, 26/05/2013 12:21 WIB
Meski Dikritik, Partai Demokrat DKI akan Tetap Interpelasi Jokowi
-
Minggu, 26/05/2013 10:15 WIB
Kondisi Kaca Retak, Ini Dia Mobil Mercy yang Dirusak Pemiliknya Sendiri
-
Minggu, 26/05/2013 11:21 WIB
Pengemudi Mercy yang Rusak Mobil Sendiri Minta Diperbolehkan Pulang
-
Minggu, 26/05/2013 11:32 WIB
FPG DPRD DKI: Soal KJS Diputuskan Senin, untuk Apa Interpelasi Jokowi?
-
Minggu, 26/05/2013 11:06 WIB
Pleno Pilgub Bali, PDIP Bawa 9 Kontainer Bukti Kecurangan Lawan ke KPUD
-
Minggu, 26/05/2013 12:33 WIB
Ibu Muda Jadi Korban Pelecehan Seksual Saat Nonton Konser The Virgin
-
Minggu, 26/05/2013 10:56 WIB
Pengemudi Mercy yang Rusak Mobil Sendiri Bawa 4 Butir Xanax
-
546 Komentar
-
263 Komentar
-
209 Komentar
-
207 Komentar
-
188 Komentar
-
156 Komentar
-
138 Komentar
-
129 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Minggu, 26/05/2013 06:41 WIB
Tak Bisa Nyoblos, Ganjar Pranowo Antar Ayah ke TPS
-
Minggu, 26/05/2013 06:16 WIB
27 Juta Warga Jateng Hari Ini Tentukan Gubernur Baru
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer












Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
