Detik.com News
Detik.com

Rabu, 06/04/2011 16:04 WIB

Video Tawuran Marak di Youtube, STM Ganesha Depok Dirugikan

Solehuddin - detikNews
Video Tawuran Marak di Youtube, STM Ganesha Depok Dirugikan Youtube
Depok - Video tawuran pelajar yang marak di-upload di Youtube, tidak luput dari perhatian pihak sekolah. Misalnya video 'Boedoet VS Ganesha' yang dikritik warga Depok, dinilai juga merugikan sekolah terkait, yaitu STM Ganesha Satria Depok.

Kepala Sekolah STM Ganesha Satria, Haris Prayitno, mengatakan sekolah paling dirugikan atas video tawuran yang menyebut nama institusinya. Muncul citra buruk terhadap mereka.

"Dengan video ini kita dirugikan. Orang tua murid menilai sekolah kita sering tawuran," kata Haris Prayitno di kantornya, Rabu (6/4/2011).

Padahal menurutnya, sudah hampir setahun tidak ada tawuran antara STM Ganesha Satria dan STM Budi Utomo 6 Depok. Pihak sekolah sedang menyelidiki orang-orang yang terkait video tawuran ini.

"Kita lagi selidiki siapa yang posting. Kita sudah lihat videonya, tidak ada tuh muka anak-anak kita," kata dia.

Bahkan, antisipasi tawuran menurut Haris sudah dilakukan. Dua sekolah yang terlibat tawuran dan polisi sudah sering membahas langkah antisipasi.

"Kita, Budi Utomo dan Polsek Sukmajaya sering bertemu untuk membahas tawuran ini," kata Haris.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fay/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%