Detik.com News
Detik.com
Senin, 04/04/2011 17:51 WIB

Vila Mewah Hilmi Aminudin (4)

Bagaimana Hilmi Aminudin Bisa Kaya Drastis?

M. Rizal - detikNews
Halaman 1 dari 3
Bagaimana Hilmi Aminudin Bisa Kaya Drastis? Hilmi Aminudin
Jakarta - "Hilmi ini kaya drastis," kata Yusuf Supendi.

Sosok Hilmi Aminudin sangat dihormati oleh jamaahnya. Ia merupakan pendiri gerakan dakwah atau yang diera 1980-1990-an dikenal dengan sebutan harakah tarbiyah. Kini Hilmi adalah Ketua Majelis syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Di tangan Hilmi lah, keputusan partai berjargon bersih dan peduli itu ditentukan.

Hilmi akhir-akhir ini jadi sorotan setelah Yusuf Supendi membuka borok elit PKS. Yusuf, yang juga pendiri PKS itu meminta Hilmi bertanggung jawab dalam kasus penggelapan dana partai. Hilmi telah membantah tudingan Yusuf. Namun belakangan Hilmi yang dikenal sering tampil bersahaja itu diketahui memiliki vila mewah di Pagerwangi, Lembang, Jawa Barat. Kompleks vila yang diberi nama Padepokan Madani ini memiliki luas lahan 5 ribu meter ditambah perkebunan yang mengelilinginya seluas 5 hektar.

Vila Hilmi ini tidak pelak menjadi gunjingan. Bagaimana Hilmi bisa memiliki vila mewah itu?

Yusuf yang mengaku sangat mengenal Hilmi pun dibuat bertanya-tanya soal kekayaan Ketua Majelis Syuro PKS tersebut. Yusuf dan Hilmi sama-sama kuliah di Arab Saudi. Bedanya Hilmi kuliah di Universitas Islam Madinah, sementara Yusuf di Ryad. Saking akrabnya, Yusuf memanggil Hilmi dengan sebutan akang Hilmi. Sedangkan istri Hilmi, Hj Nining dipanggilnya teteh. "Saya sangat kenal banget karena saya yang mengetik skripsinya Pak Hilmi," kata Yusuf.

Hilmi lulus kuliah dan pulang ke Indonesia sekitar tahun 1978. Pulang dari Arab Saudi, Hilmi memulai karirnya dengan berdakwah. Tapi karena Hilmi tidak memiliki Pondok Pesantren seperti kebanyakan ulama di Indonesia saat itu, Hilmi pun berdakwah dari masjid ke masjid, atau dari satu kelompok pengajian ke kelompok pengajian lainnya.

Sejak pulang dari Madinah, Hilmi mengontrak rumah di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Lalu tahun 1990, Hilmi mulai tinggal di Cipinang, Kalimalang. Dan tahun 1995 membangun rumah dan tinggal di Kalimalang hingga tahun 2000. Tahun 2003-2004, Yusuf mengenang hidup Hilmi masih sederhana. Sang istri masih berjualan jilbab dan busana muslim. Yusuf tahu hal itu, karena istri Yusuf juga bersama Hj Nining berjualan busana muslim.Next

Halaman 1 2 3

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(zal/iy)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Laporan Khusus Terbaru Indeks Laporan Khusus ยป
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%