Detik.com News
Detik.com
Sabtu, 02/04/2011 11:46 WIB

Kabut Asap Selimuti Riau, Penerbangan Terganggu

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Pekanbaru - Dalam dua pekan terakhir wilayah Riau minim curah hujan. Imbasnya kebakaran lahan yang terjadi di sejumlah wilayah. Bandara Pinang Kampai di Kota Dumai, sempat tutup.

Penutupan Bandara Pinang Kampai itu, disampaikan Kepala Bandara setempat, Edi Lukman dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (2/04/2011). Menurutnya, pada Jumat (1/04/2011) Bandara Pinang Kampai sempat tutup sementara.

Aktivitas bandara terhenti karena kabut asap yang menyelimuti langit di Dumai. Kabut asap ini muncul karena adanya kebakaran lahan di sekitar pinggir kota Dumai dan di perbatasan dengan Kab Bengkalis.

"Kemarin aktivias bandara sempat tutup karena jarak pandang hanya 1300 meter dibawah batas normal yang mestinya minimal 2000 meter," kata Edi.

Dia menjelaskan, akibat kabut asap ini, jadwal penerbangan pagi hari Pelita Air dari Bandara di Pekanbaru menuju Dumai sempat tertunda. "Namun hari ini walau kondisi udara belum begitu normal, namun tidak ada jadwal penerbangan hari ini,"kata Edi.

Sementara itu, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Riau, memantau saat ini terjadi kebakaran lahan di Kabupaten Rokan Hilir, Dumai, Bengkalis dan Kab Siak. Dan wilayah tersebut merupakan daerah yang paling sering terjadi kebakaran lahan.

"Ke empat kabupaten itu menjadi skala prioritas utama dalam penanggulangan kebakaran. Apa lagi kondisi saat ini wilayah Riau memasuki musim kemarau. Kita sudah minta masing-masing kabupaten untuk melakukan pengawasan intensif," kata Kepala BLH. Riaun Fakhrizal Labay.

Dia menjelaskan, bahwa hasil koordinasi BLH Riau dengan BMKG diperkirakan musim kemarau kali ini sangat memungkinkan terjadi kebakaran lahan yang lebih luas lagi. Ini mengingat curah hujan yang sangat minim.

"Kita juga meminta masyarakat yang membuka lahan agar tidak melakukan pembakaran" kata Labay.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(cha/van)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%