detikcom
Jumat, 01/04/2011 15:51 WIB

Polisi Pamerkan 3 Tersangka Penganiaya Sekjen PPB Irzen Octa

Didi Syafirdi - detikNews
Jakarta - 3 Debt collector yang menjadi tersangka atas tewasnya Sekjen Partai Pemersatu Bangsa (PPB), Irzen Octa dipamerkan polisi. Perawakan ketiganya bervariasi, yakni ada yang gempal, sedang dan kurus.

Ketiganya 'dipamerkan' Polres Jakarta Selatan di Mapolres Jaksel, Jl Wijaya III, Jakarta Selatan, Jumat (1/4/2011). Mereka mengenakan baju tahanan berwarna oranye.

Tersangka H atau Henry Waslinton berusia 25 tahun. Dia berperawakan gempal dengan rambut berpotongan cepak alias crew cut dan berkulit gelap. Sedangkan D atau Donald Harris Bakara berusia sekitar 26 tahun. Dia memiliki perawakan sedang, dengan rambut lurus hitam dan berkulit agak putih.

Tersangka ketiga adalah A atau Arif Lukman yang berusia sekitar 26 tahun. Dia memiliki perawakan kurus dengan rambut lurus hitam serta berkulit agak putih.

Dari ketiga debt collector yang bekerja untuk PT Taketama Star Mandiri yang menjadi agensi debt collector bagi Citibank, hanya Henry yang memiliki wajah agak sangar. Ketiga orang itu tidak mau berbicara sepatah katapun. Ketika ditanya oleh wartawan, mereka hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.

"Kamu memukul korban?" tanya wartawan kepada Henry. Henry menggeleng.

"Kamu dibayar berapa? Yang menyuruh siapa?" tanya wartawan lagi. Namun Henry masih saja menggeleng.

Irzen Octa tewas pada 29 Maret 2011, sesaat setelah diminta menyelesaikan tunggakan kartu kreditnya. Sebelum tewas, Irzen diinterogasi oleh Arif, Henry dan Donald di ruang Cleo Menara Jamsostek, Jakarta Selatan.

Beberapa saat setelah diinterogasi oleh ketiganya, Irzen ditinggalkan sendirian di dalam ruangan. Kemudian ada saksi yang melihat Irzen terjatuh di lantai. Irzen lalu dibawa ke RS Mintoharjo, tetapi sudah tidak bernyawa. Dia lantas dibawa ke RSCM untuk diotopsi. Jenazah kemudian dijemput keluarganya dan dimakamkan di Srengseng Sawah, Jakarta Selatan.



Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(vit/fay)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%