Rabu, 30/03/2011 08:21 WIB
60% dari Rp 4,8 T Anggaran AS di Libya Habis untuk Bom & Misil
Foto: Pasukan AS luncurkan Tomahawk
Sisanya sebanyak 40 persen digunakan untuk biaya membawa pasukan ke wilayah operasi. Demikian kata pejabat Departemen Pertahanan AS seperti dikutip Reuters, Rabu (30/3/2011).
Triliunan rupiah tersebut, rupanya menimbulkan beban bagi AS. Karena itu, mereka berharap hanya akan mengeluarkan dana US$ 40 juta per bulan saja setelah operasi militer di negeri Muammar Khadafi itu dikendalikan oleh NATO.
Biaya operasi militer di Libya, yang sementara masih lebih kecil dibanding dengan perang Irak dan Afganistan, juga dikhawatirkan akan memperburuk tingkat belanja pertahanan AS secara keseluruhan.
Sementar itu, Juru Bicara Pentagon, Komandan Angkatan Laut Kathleen Kesler mengatakan, sulit untuk memperkirakan besaran biaya operasi di Libya untuk hari-hari ke depan.
Namun, ia mengharapkan, AS tinggal mengeluarkan US$ 40 juta lagi dalam 3 Minggu mendatang, sebab AS telah mengurangi pasukannya setelah NATO mengambil alih tanggung jawab di Libya.
Analis pertahanan Byron Callan mengharapkan operasi militer AS di Libya tidak berdampak pada perdagangan saham pertahanan di AS. Sebab, saat ini pesawat-pesawat tempur AS telah ditempatkan di pangkalan di Italia, sehingga mengurangi penerbangan untuk mengisi bahan bakar.
Dalam 24 jam terakhir, sekutu setidaknya telah menembakkan kembali 22 misil Tomahawk ke pasukan pendukung kolonel Muammar Khadafi. Pasukan koalisi juga melakukan 115 kali serangan untuk melumpuhkan musuh.
Hari Minggu lalu, NATO akhirnya setuju untuk mengambil alih kendali penuh operasi militer di Libya dari AS, yang telah berjalan sejak 19 Maret 2011. Operasi ini dilakukan untuk menegakkan zona larang terbang dan melindungi masyarakat sipil Libya dari pasukan Khadafi.
(irw/asy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
51 Orang Tewas Akibat Tornado di Oklahoma
593 share this. -
21 Mei 1998 Soeharto Tumbang, Apa Kabar Gelar Pahlawan?
547 share this. -
Kemendikbud Ajukan Anggaran Rp 829 miliar untuk Kurikulum 2013
462 share this. -
Kepada Presiden Myanmar, Obama Minta Kekerasan Terhadap Muslim Dihentikan
441 share this. -
Kunjungi Longsor PT Freeport, Rombongan DPR Masuk Sampai Terowongan
417 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Selasa, 21/05/2013 16:05 WIB
Golkar Restui Calegnya Kampanye Pakai Baliho Soeharto Mesem
-
Selasa, 21/05/2013 15:58 WIB
Pasang Baliho Bergambar Soeharto Mesem, Ini Alasan 'Ideologis' Caleg Golkar
-
Selasa, 21/05/2013 15:56 WIB
Penyerang Juga Bakar CCTV LP Cebongan
-
Selasa, 21/05/2013 15:55 WIB
Hari ke-218 Jokowi
Evaluasi Premi KJS & Undang RS, Ahok: Kalau Ada Oknum Cari Untung Gimana?
-
Selasa, 21/05/2013 15:54 WIB
Ini Kronologi Dendam Kesumat NN Potong Kelamin Abdul
-
Selasa, 21/05/2013 14:34 WIB
Wanita Pemotong Kelamin Abdul: Saya Dipaksa Berhubungan Intim
-
Selasa, 21/05/2013 14:12 WIB
Ibunda Darin: Kok Nggak Istri yang Lain yang Dipanggil KPK?
-
Selasa, 21/05/2013 15:23 WIB
Luthfi Kerap Bertandang ke Rumah Darin dengan VW Caravelle dan Mazda Putih
-
Selasa, 21/05/2013 13:52 WIB
Rambut Dibiarkan Terurai, Darin Sering Setir Mobil Sendiri
-
Selasa, 21/05/2013 14:53 WIB
5 Kiprah Perempuan Pushtun yang Cantik dan Berani di Dunia
-
Selasa, 21/05/2013 14:42 WIB
Ibunda Darin Mumtazah akan Hadapi KPK Terkait Kasus Luthfi
-
Selasa, 21/05/2013 12:52 WIB
Ini Dia Darin Mumtazah, Pelajar yang Dekat dengan Luthfi Hasan
-
Selasa, 21/05/2013 13:22 WIB
Tetangga Lihat Luthfi Hasan Kerap Sambangi Rumah Darin dan Menginap
-
357 Komentar
-
235 Komentar
-
229 Komentar
-
211 Komentar
-
210 Komentar
-
210 Komentar
-
175 Komentar
-
162 Komentar
-
Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
15 Tahun Reformasi
Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,845.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Selasa, 21/05/2013 14:42 WIB
Ibunda Darin Mumtazah akan Hadapi KPK Terkait Kasus Luthfi
-
Selasa, 21/05/2013 14:32 WIB
Anis: Fathanah dan Luthfi Urusan Pribadi, Tak Ada Kaitan dengan Dana PKS
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)





Kenikmatan nasi goreng khas Indonesia juga tak bisa disangkal Mikhail Kouritsyn. Setiap mampir ke Indonesia, orang Rusia ini takkan lupa menyantapnya.
Dalam Forum Newsmaker Thomson Reuters di Singapura, beberapa waktu lalu, SBY lebih memilih pembangunan yang tak melulu tergantung pada sistem kapitalisme (pasar bebas) atau sosialisme (anti pasar). Jalan ketiga yang menjadi antithesis dari keduanya dianggap SBY lebih pas untuk konteks Indonesia.
