Ini Penjelasan Kapten Vino Soal Insiden Roy Suryo di Lion Air
Minggu, 27/03/2011 08:19 WIB
Jakarta
Insiden rebutan kursi pesawat Lion Air antara anggota Komisi I DPR Roy Suryo dan penumpang lain, Ernest, dikabarkan sempat membuat Kapten Vino keluar kokpit, marah dan mengancam tidak menerbangkan pesawat. Bagaimana kejadian sebenarnya menurut pria 34 tahun yang bernama lengkap Kresno Ajiasvino ini?
Penjelasan Vino ini disampaikan oleh sepupunya, Banyu Biru Djarot, lewat surat elektronik kepada detikcom, Minggu (27/3/2011), sebagai berikut:
1. Kapten Vino menjadi pilot untuk flight penerbangan pukul 6.15 WIB Jakarta-Jogja. Ketika terjadi keterlambatan sekitar 15 menitan tapi urusan penumpang belum selesai juga, maka sebagai penanggung jawab penerbangan & menghormati waktu para penumpang, dia keluar kokpit dan berbicara di luar pesawat, di ujung belalai untuk mencari tahu keadaan.
2. Di luar Kapten Vino menyesalkan keadaan simpang siur mengenai passenger list yang ada dan minta segera diselesaikan. Ketika selesai, dia kembali ke kokpit dan melanjutkan tugasnya dan pesawat take off pukul 6.45 WIB.
3. Concern dia kesal dan bernada keras. Konteksnya tidak ditujukan kepada siapa pun. Ungkapan itu didasari keinginan agar 200 penumpang segera bisa segera take off.
4. Kapten Vino menyatakan semua penumpang punya hak sama karena sudah membeli tiket dan harus dihargai dan dilayani dengan baik semuanya.
5. Kapten Vino tidak mengenal dan mengetahui posisi keberadaan Ernest maupun Roy Suryo. Dia hanya mendapat laporan umum dan tidak melihat langsung Roy-Ernest.
6. Kapten Vino menegaskan ke koleganya terkait agar cepat menyelesaikan permasalahan teknis di luar pesawat, bukan di dalam dan lain-lain seperti yang ramai dibicarakan.
7. Tidak benar dia mengkata-katai pejabat kepada Roy Suryo. Melihat dan mengenal pun tidak. Kekesalannya dilandasi oleh kesadaran mengejar timely flight dengan semangat profesionalisme.
"Dan saya rasa itu manusiawi sesekali kesal dalam perkerjaan karena ingin semua berjalan lancar. Kita semua mengalami hal itu kok di keseharian kita," ujar Banyu.
"Ketika saya bicara dengan dia via telepon, dia sedang dalam connecting flight dan sama sekali tidak tahu berita ini, karena tidak punya twitter dan tidak sempat mengikuti berita yang ada karena di udara. Dia sendiri kaget mendengarkan berita-berita yang ada. Kami menganggap polemik yang terjadi tadi sudah selesai," tutupnya.
(lrn/lrn)
Penjelasan Vino ini disampaikan oleh sepupunya, Banyu Biru Djarot, lewat surat elektronik kepada detikcom, Minggu (27/3/2011), sebagai berikut:
1. Kapten Vino menjadi pilot untuk flight penerbangan pukul 6.15 WIB Jakarta-Jogja. Ketika terjadi keterlambatan sekitar 15 menitan tapi urusan penumpang belum selesai juga, maka sebagai penanggung jawab penerbangan & menghormati waktu para penumpang, dia keluar kokpit dan berbicara di luar pesawat, di ujung belalai untuk mencari tahu keadaan.
2. Di luar Kapten Vino menyesalkan keadaan simpang siur mengenai passenger list yang ada dan minta segera diselesaikan. Ketika selesai, dia kembali ke kokpit dan melanjutkan tugasnya dan pesawat take off pukul 6.45 WIB.
3. Concern dia kesal dan bernada keras. Konteksnya tidak ditujukan kepada siapa pun. Ungkapan itu didasari keinginan agar 200 penumpang segera bisa segera take off.
4. Kapten Vino menyatakan semua penumpang punya hak sama karena sudah membeli tiket dan harus dihargai dan dilayani dengan baik semuanya.
5. Kapten Vino tidak mengenal dan mengetahui posisi keberadaan Ernest maupun Roy Suryo. Dia hanya mendapat laporan umum dan tidak melihat langsung Roy-Ernest.
6. Kapten Vino menegaskan ke koleganya terkait agar cepat menyelesaikan permasalahan teknis di luar pesawat, bukan di dalam dan lain-lain seperti yang ramai dibicarakan.
7. Tidak benar dia mengkata-katai pejabat kepada Roy Suryo. Melihat dan mengenal pun tidak. Kekesalannya dilandasi oleh kesadaran mengejar timely flight dengan semangat profesionalisme.
"Dan saya rasa itu manusiawi sesekali kesal dalam perkerjaan karena ingin semua berjalan lancar. Kita semua mengalami hal itu kok di keseharian kita," ujar Banyu.
"Ketika saya bicara dengan dia via telepon, dia sedang dalam connecting flight dan sama sekali tidak tahu berita ini, karena tidak punya twitter dan tidak sempat mengikuti berita yang ada karena di udara. Dia sendiri kaget mendengarkan berita-berita yang ada. Kami menganggap polemik yang terjadi tadi sudah selesai," tutupnya.
(lrn/lrn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
283 Komentar
-
237 Komentar
-
217 Komentar
-
216 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
