detikcom

Sabtu, 26/03/2011 06:06 WIB

Jadwal Buka Tutup Jalur Puncak Pada Akhir Pekan

Rachmadin Ismail - detikNews
Jakarta - Anda mau menghabiskan akhir pekan di Puncak, Bogor, Jawa Barat? Daripada terjebak kemacetan yang panjang, ada baiknya mengetahui terlebih dulu jadwal buka tutup jalur mulai hari ini hingga Minggu (27/3) besok.

Situs TMC Polda Metro Jaya, Sabtu (26/3/2011) melansir dua kali penutupan jalur dalam satu hari. Untuk hari ini, penutupan akan dimulai pada pukul 09.00 WIB dan berlanjut pada pukul 15.00 WIB. Jadwal yang sama juga berlaku untuk Minggu besok.

Berikut jadwal lengkapnya:

Hari Sabtu:


Pukul 09:00 - 11.30 WIB
Semua kendaraan hanya satu jalur ke arah Puncak. Artinya lalu lintas kendaraan dari arah Puncak menuju ke bawah yakni Jakarta dan Ciawi ditutup

Pukul 15.00 - 17.00 WIB
Semua kendaraan hanya satu jalur ke arah bawah atau arah Jakarta atau Ciawi. Artinya lalu lintas semua kendaraan yang akan menuju Puncak ditutup

Hari Minggu:


Pukul 09.00 - 11.30 WIB
Semua kendaraan hanya satu jalur ke arah Puncak. Artinya lalu lintas kendaraan dari arah Puncak menuju ke bawah yakni Jakarta dan Ciawi ditutup.

Pukul 15.00 - 18.00 WIB
Semua kendaraan satu jalur ke arah bawah atau arah Jakarta atau Ciawi. Artinya lalulintas kendaraan yang akan menuju Puncak ditutup.

Selamat berlibur!


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mad/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%