detikcom
Rabu, 23/03/2011 19:35 WIB

Dari 6.571 Guru Bantu, Pemprov DKI Baru Sediakan 850 Formasi CPNS

Hery Winarno - detikNews
Jakarta - Nasib guru bantu di DKI Jakarta sepertinya masih banyak yang belum jelas. Dari 6.571 guru bantu di Jakarta, Pemprov DKI hanya mampu menyediakan 850 formasi CPNS di tahun ini.

"Ada 850 kursi atau formasi dari 6.571 jumlah guru bantu di Jakarta," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto usai rapat tertutup antara Komisi II DPR dengan Kementerian Keuangan, Kementerian Pendayagunaan Apatur Negara, Pemprov DKI dan Pemprov Jawa Tengah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (23/3/2011).

Menurut Prijanto, tahun ini Pemprov DKI hanya mampu menyediakan 850 formasi CPNS untuk guru bantu. 850 Formasi tersebut akan ditempatkan menjadi guru-guru di sekolah negeri yang tersebar di Jakarta.

"Kalau dari DKI kita hanya mampu menyediakan itu. Tapi kalau dari Kementerian Pendidikan Nasional tahun ini akan ada 1.411 formasi CPNS untuk guru bantu seluruh Indonesia," terang Prijanto.

Masalah kepegawaian di Jakarta bukan hanya guru bantu, tenaga honorer juga masih membengkak. Tidak kurang dari 22.448 tenaga honorer masih menjadi beban DKI Jakarta.

Para tenaga honorer tersebut menurut Prijanto tersebar di berbagai SKPD. Nasib para tenaga honorer inipun tidak lebih baik dari guru bantu.

"Soal tenaga honorer, itu masih menunggu Peraturan Pemerintah (PP) dari MenPAN. Jumat besok kita baru akan rapat," tandas Prijanto.




Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(her/ape)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%