Selasa, 22/03/2011 17:03 WIB
Xanana Minta Bantuan Indonesia untuk Masuk ASEAN
Terkait
Jakarta - Timor Leste ingin menjadi anggota ASEAN. Perdana Menteri Republik Demokratik Timor Leste, Xanana Gusmao, pun meminta bantuan Indonesia untuk bisa masuk dalam organisasi kawasan Asia Tenggara itu."Ya tentu. Ada beberapa masalah yang dibahas terutama masalah regional, masalah
kawasan, penegasan minta Timor Leste menjadi anggota ASEAN yang sudah kita dukung," kata Menlu Marty Natalegawa di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (22/3/2011).
Hal itu disampaikan Marty untuk menjawab pertanyaan wartawan apakah dalam pertemuan bilateral Indonesia-Timor Leste, Xanana meminta bantuan khusus Indonesia untuk menjadi anggota ASEAN.
Sebagai Ketua ASEAN, Indonesia sangat mendukung niat Timor Leste. Namun tentu saja perlu konsensus dari semua negara ASEAN untuk menerima kehadiran negara tersebut di ASEAN. Sepengetahuan Marty, ada satu negara yang keberatan dengan keanggotaan Timor Leste di ASEAN. Tapi dia tidak menyebut negara mana yang dimaksud.
Bagi terwujudnya ASEAN Connectivity pada 2015, keanggotaan Timor Leste tentunya akan membawa dampak. Secara geografis dan geopolitik, Timor Leste merupakan bagian dari Asia Tenggara. Bagi Indonesia, lebih baik Timor Leste bergabung dengan ASEAN sebelum 2015.
"Apakah yang dimaksud oleh beberapa negara itu kapan waktu terbaik Timor Leste masuk ke ASEAN, tapi akhirnya kan harus dilakukan. Bagi kita lebih baik dilakukan di awal daripada setelah 2015," ucap Marty.
(mad/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Pemerintah Siap Implementasikan Kurikulum 2013 Mulai 15 Juli
334 share this. -
Kecanggihan Electronic Banking Center BCA Hadir di Surabaya
0 share this. -
The New Samsung Smart TV 2013
0 share this. -
51 Orang Tewas Akibat Tornado di Oklahoma
0 share this. -
4 Kisah Repotnya Cewek Cantik <i>Balikin</i> Hadiah Mewah Fathanah
0 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Selasa, 21/05/2013 09:58 WIB
Eks Ketua DPR Filipina Sebut JK Cocok Jadi Presiden
-
Selasa, 21/05/2013 09:54 WIB
Biadab! Bocah SD Usia 8 Tahun Diculik dan Diperkosa di Tasikmalaya
-
Selasa, 21/05/2013 09:48 WIB
MA: Indonesia Pasar Narkotika Internasional
-
Selasa, 21/05/2013 09:29 WIB
Ini Penyebab NN Tega Memotong Kelamin Abdul di Pamulang
-
Selasa, 21/05/2013 09:22 WIB
4 Kisah Repotnya Cewek Cantik Balikin Hadiah Mewah Fathanah
-
Selasa, 21/05/2013 09:29 WIB
Ini Penyebab NN Tega Memotong Kelamin Abdul di Pamulang
-
Selasa, 21/05/2013 09:04 WIB
4 Kisah Repotnya Cewek Cantik Balikin Hadiah Mewah Fathanah
-
Selasa, 21/05/2013 08:25 WIB
Luthfi Jelaskan Pushtun, Suku di Pakistan yang Wanitanya Terkenal Cantik
-
Selasa, 21/05/2013 07:34 WIB
Sinchan: Sex, Drugs, and Criminal
-
Selasa, 21/05/2013 08:25 WIB
Ini Kata PKS Soal Aliran Dana Fathanah ke Oknum Selain Luthfi
-
Selasa, 21/05/2013 08:44 WIB
Jokowi Tak Setuju Dirinya Difilmkan
-
Selasa, 21/05/2013 07:01 WIB
Misteri Rumah Irjen Djoko yang Berisi Banyak Uang Dollar
-
Selasa, 21/05/2013 08:45 WIB
21 Mei 1998 Soeharto Tumbang, Apa Kabar Gelar Pahlawan?
-
354 Komentar
-
234 Komentar
-
229 Komentar
-
210 Komentar
-
208 Komentar
-
206 Komentar
-
174 Komentar
-
162 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,837.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Selasa, 21/05/2013 04:35 WIB
Dalam 1 Hari, Rentetan Bom Mobil Tewaskan 70 Muslim Syiah di Irak
-
Selasa, 21/05/2013 00:46 WIB
DPR Minta Pemerintah Bantu Evakuasi Korban Longsor PT Freeport
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)





Kenikmatan nasi goreng khas Indonesia juga tak bisa disangkal Mikhail Kouritsyn. Setiap mampir ke Indonesia, orang Rusia ini takkan lupa menyantapnya.
Dalam Forum Newsmaker Thomson Reuters di Singapura, beberapa waktu lalu, SBY lebih memilih pembangunan yang tak melulu tergantung pada sistem kapitalisme (pasar bebas) atau sosialisme (anti pasar). Jalan ketiga yang menjadi antithesis dari keduanya dianggap SBY lebih pas untuk konteks Indonesia.

