Detik.com News
Detik.com
Selasa, 22/03/2011 16:44 WIB

Marty Natalegawa dan Kado Nyanyian Ultah Xanana

Rachmadin Ismail - detikNews
Marty Natalegawa dan Kado Nyanyian Ultah Xanana - 1
Jakarta - Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa sedang berbahagia. Tepat pada hari ini, 22 Maret 2011, bapak tiga anak tersebut merayakan ulang tahunnya yang ke-48. Ucapan selamat pun bermunculan, termasuk dari Perdana Menteri Republik Demokratik Timor Leste Xanana Gusmao.

"Selamat ulang tahun kami ucapkan...," demikian Xanana menyanyikan lagu untuk Marty.

Ucapan Xanana berupa nyanyian selamat ulang tahun disampaikan saat Marty sedang makan siang bersama beberapa menteri lainnya usai mendampingi Presiden SBY dalam pertemuan dengan Xanana di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Selasa (22/3/2011).

Secara tiba-tiba, Xanana menghampiri meja Marty dan langsung menyanyikan lagu 'selamat ulang tahun'. Marty pun terkaget-kaget. Dia tidak menyangka dengan 'aksi' yang dilakukan Xanana.

"Untung bukan saya yang disuruh nyanyi," kata Marty singkat saat ditanya soal peristiwa mengharukan tersebut.

Ucapan selamat pun disampaikan oleh rekan-rekannya di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Setelah acara jamuan makan siang selesai, suami Sranya Bamrungphong itu pun diberi ucapan selamat oleh para wartawan.

"Terima kasih ya," ucapnya sambil menyalami wartawan.

Marty lahir di Bandung pada 22 Maret 1963. Dia adalah putra bungsu dari Sonson Natalegawa, mantan direktur sebuah bank milik pemerintah.

Pria yang gemar mengenakan kacamata ini menyelesaikan studinya di Ellesmere College and Concord College, Inggris pada tahun 1976 hingga 1981. Lalu dia melanjutkan studi ke Corpus Christi College, University of Cambridge dan mendapatkan gelar master bidang filosofi tahun 1985. Marty juga mendapat gelar BSc di London School of Economics tahun 1984. Terakhir, dia mendapat gelar doktor dari the Australian National University tahun 1993.

(mad/vit)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%