detikcom
Selasa, 22/03/2011 01:10 WIB

SBY: Kedamaian Bukan Dicapai Lewat Pidato Berapi-api

Rachmadin Ismail - detikNews
Presiden SBY
Jakarta - Berbagai insiden kekerasan berbau agama harus dihentikan demi kedamaian. Namun, untuk mewujudkan hal itu, bukan hanya dengan pidato berapi-api atau retorika politis semata.

Hal itu diutarakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat memberikan sambutan dalam perayaan puncak hari raya Nyepi di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (21/3/2011) malam. SBY mengomentari fenomena kekerasan yang terjadi akhir-akhir ini.

"Kedamaian itu letaknya di hati masing-masing bukan di pidato yang berapi," kata SBY yang langsung disambut tepuk tangan hadirin.

SBY menambahkan, kedamaian juga tidak terwujud hanya dalam pernyataan politik saja. Apalagi pernyataan tersebut hanya disampaikan dari satu sisi.

"Bukan pula dalam pernyataan-pernyataan politik yang indah-indah saja," sambungnya.

Dalam pidato yang dihadiri oleh ratusan umat Hindu tersebut, SBY juga menekankan pentingnya peranan umat Hindu dalam menjaga perdamaian di Tanah Air. Alasannya, umat Hindu selama ini dikenal sebagai kalangan yang mampu menerapkan nilai-nilai kebersamaan yang harmonis.

Di akhir pidatonya, SBY juga mengajak agar semua masyarakat bersatu untuk melawan aksi teror yang terjadi akhir-akhir ini. Jangan sampai pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab mendapatkan ruang untuk memecah belah umat.

"Masyarakat juga diharapkan berperan aktif dalam hal ini," pesan SBY.


Bahan makanan sisa restoran dimanfaatkan oknum pedagang curang. Kemana saja produk olahan mereka dijual? Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(mad/irw)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000