detikcom

Kamis, 17/03/2011 15:03 WIB

Bonaran akan Gandeng KPK Berantas Korupsi di Tapanuli Tengah

Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta - Bupati terpilih Tapanuli Tengah, Raja Bonaran Situmeang menilai masih banyak praktik korupsi yang terjadi di daerah yang akan dipimpinnya itu. Mantan pengacara Anggodo Widjojo ini pun berencana menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membersihkan daerahnya.

"Saya akan ajak KPK untuk membersihkan daerah Tapanuli Tengah," ujar Bonaran saat dihubungi, Kamis (17/3/2011).

Bonaran menilai, keterpurukan Tapanuli Tengah sehingga menjadi salah satu kawasan termiskin di Indonesia, adalah karena maraknya praktik korupsi. Dengan mengajak KPK, Bonaran berjanji akan memberantasnya.

Bonaran juga mengajak para pesaingnya agar sama-sama membahu membangun kawasan ini. "Saya akan ajak mereka kerjasama bagi yang mau bangun daerah Tapanuli Tengah," tegasnya.

Raja Bonaran Situmeang yang berpasangan dengan Syukran Jamilan Tanjung terpilih sebanyak 61 persen dalam Pemilukada Tapanuli Tengah 12 Maret lalu. Pemilukada ini diikuti oleh tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati. Bonaran-Sukran Tanjung, Dinariyana Samosir-Hikmala Raya Harahap, serta satu pasangan calon yang berasal dari Independen.

Nama Bonaran melejit saat ia memegang Anggodo dalam kasus Cicak vs Buaya. Kasus inilah yang akhirnya membuat dua pimpinan KPK, Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah jadi tersangka dan sempat ditahan. Bonaran juga sempat disebut-sebut ikut terlibat dalam kasus kriminalisasi KPK.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(mok/lrn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%