Ulil Duga Target Bom Buku Para Aktivis HAM
Rabu, 16/03/2011 14:18 WIB
Ulil/Facebook
Jakarta
Salah satu orang yang dikirimi bom buku, Ulil Abshar Abdalla menduga motif pengeboman yang lebih bersifat politis daripada pemikiran keagamaan. Ulil menduga target bom kali ini adalah para aktivis HAM.
"Pesan yang dikirim bom ini jelas mengarah pada aktivis HAM yang selama ini memperjuangkan pluralisme," kata Ulil saat ditemui di lokasi ledakan, di Kantor JIL, Utan Kayu, Jakarta, Timur, Rabu (16/3/2011).
Menurut Ulil, teror bom ini datang secara tiba-tiba. Sebelumnya, Ulil sama sekali tidak menerima ancaman apapun.
"Biasanya ada SMS ancaman, tapi ini tidak ada. Tapi saya tidak mendapat ancaman, tiba-tiba muncul," kata Ulil yang juga menjabat sebagai Ketua DPP Partai Demokrat itu.
Menurut Ulil, aktor di balik bom buku yang baru pertama kali terjadi di Indonesia ini sangat pintar dan cerdik. Termasuk motif memasukkan gelar 'Lc' pada nama pengirim yang merupakan gelar akademik agar mengarah kepada kelompok tertentu.
"Menurut saya sangat cerdik dengan menggunakan gelar khas kelompok tertentu, ini permainan profesional, untuk beri teguran, bukan mencederai," kata tokoh JIL ini.
Sebelumnya Ulil mendapat paket berisi bom buku. Namun sebelum sampai di tangan Ulil, bom itu meledak saat dicoba dijinakkan oleh polisi. Sejumlah orang termasuk Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur Kompol Dodi Rahmawan terluka.
Selain untuk Ulil, bom buku juga dikirimkan kepada Komjen Goris Mere ke kantor BNN. Paket ketiga dialamatkan kepada Ketua Umum Pemuda Pancasila (PP) Japto S Soerjosoemarno. Kasus ini kini ditangani oleh Densus 88.
(ken/fay)
"Pesan yang dikirim bom ini jelas mengarah pada aktivis HAM yang selama ini memperjuangkan pluralisme," kata Ulil saat ditemui di lokasi ledakan, di Kantor JIL, Utan Kayu, Jakarta, Timur, Rabu (16/3/2011).
Menurut Ulil, teror bom ini datang secara tiba-tiba. Sebelumnya, Ulil sama sekali tidak menerima ancaman apapun.
"Biasanya ada SMS ancaman, tapi ini tidak ada. Tapi saya tidak mendapat ancaman, tiba-tiba muncul," kata Ulil yang juga menjabat sebagai Ketua DPP Partai Demokrat itu.
Menurut Ulil, aktor di balik bom buku yang baru pertama kali terjadi di Indonesia ini sangat pintar dan cerdik. Termasuk motif memasukkan gelar 'Lc' pada nama pengirim yang merupakan gelar akademik agar mengarah kepada kelompok tertentu.
"Menurut saya sangat cerdik dengan menggunakan gelar khas kelompok tertentu, ini permainan profesional, untuk beri teguran, bukan mencederai," kata tokoh JIL ini.
Sebelumnya Ulil mendapat paket berisi bom buku. Namun sebelum sampai di tangan Ulil, bom itu meledak saat dicoba dijinakkan oleh polisi. Sejumlah orang termasuk Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur Kompol Dodi Rahmawan terluka.
Selain untuk Ulil, bom buku juga dikirimkan kepada Komjen Goris Mere ke kantor BNN. Paket ketiga dialamatkan kepada Ketua Umum Pemuda Pancasila (PP) Japto S Soerjosoemarno. Kasus ini kini ditangani oleh Densus 88.
(ken/fay)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
283 Komentar
-
237 Komentar
-
217 Komentar
-
216 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
