Selasa, 15/03/2011 13:33 WIB

Bos Metro TV Diperiksa Bareskrim Terkait Kasus Dipo Alam

Aprizal Rahmatullah - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Pemimpin Redaksi Metro TV Elman Saragih diperiksa terkait kasus pernyataan Sekretaris Kabinet Dipo Alam soal boikot media. Elman diperiksa sebagai saksi.

"Jadi mereka minta kesaksian kita tentang keterangaan Pak Dipo yang memboikot Metro TV, Media Indonesia. Saya jelaskan tentang kebenaran itu. Itu benar sesuai laporan wartawan kami," kata Elman saat keluar dari Bareskrim Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Selasa (15/3/2011).

Elman mengatakan, pihaknya merasa dirugikan oleh pernyataan Dipo Alam. Hal itu terasa dampaknya saat di lapangan.

"Iya dirugikan. Karena kami kesulitan akses ke pejabat pemerintah. Alasannya kesibukan sih bukan boikot, tapi ada dampaknya," jelas pria bertubuh besar ini.

Elman mengaku, pernyataan Dipo soal boikot media adalah hal serius yang harus jadi perhatian. Karenanya, jalur pidana merupakan satu-satunya cara untuk memberikan pelajaran untuk siapa saja yang ingin mengancam media.

"Ini yang ingin kita perjuangkan. Jangan sampai pers dikekang dari info. Yang rugi bukan pers, tapi rakyat," imbuhnya.

Elman hanya diperiksa 2 jam di Bareskrim. Pria berkacamata ini mengenakan seragam khusus Metro TV. Next

Halaman 1 2

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(ape/lrn)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%